Hari Antropologi Sedunia, Begini Sejarahnya

  • 18 Feb 2026 13:04 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Antropologi Sedunia atau World Anthropology Day diperingati setiap Kamis ketiga pada Februari. Peringatan ini bertujuan menyoroti peran ilmu antropologi sebagai kajian ilmiah tentang manusia dan kehidupannya.

Antropologi mempelajari perilaku, biologi, serta cara masyarakat manusia berkembang dan berfungsi. Ilmu ini membantu menjelaskan asal-usul manusia, keunikan tiap budaya, serta bagaimana manusia berinteraksi dengan lingkungan.

Mengutip situs National Today, Hari Antropologi Sedunia digagas oleh American Anthropological Association (AAA) pada 2015. Awalnya peringatan ini bernama Hari Antropologi Nasional, lalu pada 2016 diubah menjadi Hari Antropologi Sedunia agar mencerminkan cakupan globalnya.

Sebagai disiplin ilmu, antropologi menelaah asal-usul dan perkembangan budaya serta masyarakat manusia. Kajian dilakukan terhadap komunitas masa lalu maupun masa kini dengan beragam pendekatan ilmiah.

Antropologi budaya mengkaji perilaku yang dipelajari, sistem kepercayaan, institusi sosial, bahasa, hingga struktur kemasyarakatan. Para peneliti di bidang ini, yang disebut antropolog, juga menelusuri bagaimana manusia hidup dan beradaptasi dari waktu ke waktu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....