Pengadaan Kamera Senilai Rp132 Juta, Wali Kota: Pending dan Evaluasi

  • 16 Feb 2026 21:14 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Rencana pengadaan dua unit kamera mirrorless senilai Rp132,6 juta oleh Pemerintah Kota Banjarmasin menjadi perhatian publik di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang diberlakukan. Pengadaan melalui Bagian Umum Setdako tersebut kini menjadi pengawasan langsung Wali Kota.

Berdasarkan data dari laman sirup.lkpp.go.id (Sirup Inaproc) dengan Kode RUP 64712564, nama paket Pengadaan Kamera Mirrorless (2 Unit) dari Satker Bagian Umum tercantum dengan spesifikasi tinggi. Di antaranya kamera mirrorless sensor full-frame 33 MP, perekaman video 4K 60 fps, dengan lensa 35 mm f/1.4.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banjarmasin, H.M Yamin HR mengatakan telah memantau adanya informasi tersebut. Menurutnya, saat ini Pemko masih melakukan efisiensi anggaran sehingga akan meninjau lebih lanjut.

“Kabar itu, saya juga baru baca di media terkait hal tersebut ya,” ucapnya, Minggu, 15 Februari 2026.

Yamin menyebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan terkait status pengadaan tersebut. Menurutnya, jika ditemukan adanya pengadaan yang tidak sesuai dengan kondisi efisiensi anggaran saat ini, maka akan dilakukan penyesuaian.

“Apakah sudah dilaksanakan atau belum. Kalau belum dilaksanakan maka saya akan tunda dan evaluasi,” katanya.

Sebelumnya, pengadaan dua unit kamera mirrorless dengan spesifikasi tinggi ini menjadi sorotan publik. Hal tersebut dinilai tidak sejalan dengan prinsip penghematan anggaran daerah yang tengah diberlakukan.

Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini masih melakukan penghematan yang berdampak langsung pada masyarakat, mulai dari penghapusan jaminan kesehatan bagi puluhan ribu warga hingga pemotongan bonus bagi atlet berprestasi. Langkah Wali Kota untuk mengevaluasi rencana pengadaan tersebut dinilai sebagai upaya memastikan setiap penggunaan APBD benar-benar diprioritaskan bagi kepentingan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....