Sungai Benawa Disorot! Warga Diminta Ubah Gaya Hidup
- 16 Feb 2026 14:02 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Wali Kota Banjarmasin, H. M. Yamin HR kembali menunjukkan sikap tegasnya, dengan turun langsung memantau kerja bakti membersihkan Sungai Benawa di kawasan Kampung Gadang, Banjarmasin Tengah. Tak sekadar melihat dari jauh, orang nomor satu di Kota Seribu Sungai itu meninjau kondisi aliran sungai, bangunan di bantaran, hingga menyoroti persoalan sampah dan kebiasaan warga setempat.
Di tepi sungai yang dipenuhi tumpukan sampah dan sedimentasi, Yamin berbicara lugas agar sungai harus bersih, dan kebiasaan buruk warga membuang sampah ke sungai harus berubah. Menurutnya, persoalan sungai bukan semata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama dan ia pun berencana mengaktifkan sistem pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) secara lebih masif di Kampung Gadang.
“Kami tidak ingin ini hanya seremoni. Sungai harus bersih, dan warga harus berubah. Kalau pola hidupnya masih buang sampah sembarangan, persoalan ini tidak akan pernah selesai,” katanya. “Kami ingin warga dapat mengelola sampah sendiri dan mendapatkan manfaat dari hasil penjualan sampah tersebut. Di ujung Kampung Gadang nanti akan kita bangun rumah pengelolaan sampah tersendiri”.
Langkah ini, kata dia, bukan hanya untuk mengurangi beban sungai, tetapi juga membuka peluang ekonomi warga melalui pengelolaan sampah yang terorganisir. Aksi gotong royong tersebut diperkuat oleh Pasukan Turbo Dinas PUPR Kota Banjarmasin, dengan menerjunkan enam tim berisikan 42 personel untuk menyisir dan membersihkan Sungai Benawa dari sampah dan endapan yang menghambat aliran air.
“Petugas tampak berjibaku mengangkat sampah plastik, kayu, hingga lumpur yang menumpuk di beberapa titik. Pembersihan ini disebut akan dilakukan secara berkelanjutan, tidak berhenti pada satu kali aksi,” ucapnya. “Ini akan terus kita pantau. Jangan sampai setelah dibersihkan, kembali kotor dalam hitungan minggu”.
Untuk mendorong partisipasi warga, Lurah Gadang, Anisa, menyiapkan doorprize bagi masyarakat yang terlibat aktif dalam kerja bakti. Langkah tersebut terbukti cukup efektif. Warga dari berbagai usia terlihat ikut turun tangan, mulai dari menyapu bantaran hingga membantu mengangkut sampah.
“Kami ingin masyarakat aktif dalam gotong royong dan peduli dengan kebersihan lingkungan. Kalau perlu, kita buat rutin agar jadi budaya,” katanya. “Kami siapkan doorprize bagi masyarakat yang terlibat aktif dalam kerja bakti”.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....