Akademisi ULM Soroti Tantangan Pers di Era AI

  • 10 Feb 2026 23:42 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Peringatan Hari Pers Nasional 2026 menjadi tantangan tersendiri bagi media massa dalam menghadapi pesatnya perkembangan tekhnologi buatan atau kecerdasan artifasi. Hal ini menjadi sorotan Akademisi Universitas Lambung Mangkurat sekaligus pemerhati media Kalimantan Selatan, Dr. Fahrianoor, S.I.P., M.Si. Senin, 9 Februari 2026.

Menurutnya, tantangan media saat ini semakin kompleks seiring dominasi tekhnologi buatan dalam proses produksi dan distribusi informasi. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan disinformasi yang dapat menyesatkan masyarakat dalam mengakses informasi akurat dan terpercaya.

“Perkembangan teknologi menjadi ujian bagi insan pers untuk tetap menjaga eksistensi dan kredibilitasnya di tengah arus informasi yang begitu cepat,”ujarnya. “Sebagai bahan refleksi dalam memperingati HPN, salah satu tantangan dunia pers adalah adanya disrupsi teknologi dan dominasi kecerdasan buatan.”

Fahrianoor menyoroti maraknya penggunaan teknologi AI yang membuat arus informasi semakin sulit dikendalikan. Sutuasi ini, ia mengatakan rawan memicu persaingan tidak sehat hingga perang konten di media darinh yang mengabaikan akurasi dan etika jurnalistik.

Ia juga menegaskan bahwa teknologi AI juga membawa dampak postif berupa efisiensi dalam produksi informasi. Akan tetapi, momentum HPN ini diharapkan dapat  menjadi refleksi bagi insan pers untuk memanfaatkan teknologi secara bijak, tanpa meninggalkan prinsip jurnalistik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....