Dispersip Fasilitasi Bimtek Bahasa Isyarat di Satuan Pendidikan

  • 09 Feb 2026 22:56 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin terus mendukung pendidikan yang setara bagi siswa berkebutuhan khusus. Salah satu cara yang dilakukan dengan mendorong peran guru untuk meningkatkan kompetensi dalam pendampingan bagi siswa tersebut.

Kegiatan yang baru-baru ini dilaksanakan adalah Bimbingan Teknis Bahasa Isyarat yang digelar SDN Gadang 2 Banjarmasin. Pada kegiatan ini, Dispersip Kota Banjarmasin menugaskan narasumber yang juga seorang tuna rungu dan juru bahasa isyarat untuk mengisi bimtek tersebut. 

Narasumber dalam kegiatan tersebut, M. Ferizqo Esmu Haz mengatakan bimtek bahasa isyarat berjalan lancar dan penuh interaksi dari peserta. Menurutnya, dirinya merasa senang bisa menjadi narasumber dalam bimtek tersebut.

“Hari ini jadi narasumber bimtek bahasa isyarat indonesia, perasaannya senang sekali bisa menjadi narasumber,” ujarnya diterjemahkan oleh juru bahasa isyarat, Senin, 9 Februari 2026.

Ferizqo menjelaskan pada awalnya dia sempat merasa gugup ketika menjadi narasumber. Namun berjalannya kegiatan bimtek tersebut, ia merasa senang karena penuh keseruan dengan para guru.

“Karena banyak guru-guru, awalnya sempet gugup. Tapi gakpapa bisa aja untuk memberikan pelatihan bahasa isyarat,” katanya.

Sementara itu, Juru Bahasa Isyarat, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin, Puteri Rahmatika menyebut kegiatan bimtek untuk memberi pengetahuan kepada guru-guru. Menurutnya, kemampuan dalam mendidik 

“Untuk kegiatan hari ini itu, karena kami dari Dispersip diminta untuk memberikan literasi bahasa isyarat. Jadi untuk literasi itu lebih ke dasarnya aja dulu, kami mengenalkan awal untuk kita membangun komunikasi dengan teman tuli terus bahasa isyarat itu apa aja, sama kosa kata dasar, abjad, kata tanya, dan juga sapaan,” katanya.

Puteri mengatakan para guru di SDN Gadang 2 Banjarmasin antusias dalam mengikuti bimtek. Menurutnya, mereka tak hanyak bimbingan teknis semata, para guru diajak untuk mengenal dan mempelajari bahasa isyarat dasar.

“Sangat antusias, guru-guru sangat senang juga. Mereka sangat menerima kegiatan ini, menerima kami dengan baik dalam memberikan materi bimtek ini,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....