Tingkatkan Kompetensi Guru Melalui Bimbingan Teknis Bahasa Isyarat
- 09 Feb 2026 17:53 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dalam rangka meningkatkan kompetensi Guru khususnya untuk mendidik siswa berkebutuhan khusus, SDN Gadang 2 Banjarmasin menggelar Bimtek Literasi Bahasa Isyarat. Kegiatan ini bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin sebagai pemateri.
Yang menarik dalam kegiatan Bimtek tersebut, pemateri atau narasumbernya adalah seorang tuna rungu dengan didampingi juru bahasa isyarat. Kegiatan Bimtek berjalan penuh interaktif dengan praktik langsung dari para guru.
Narasumber dalam kegiatan tersebut, M. Ferizqo Esmu Haz mengatakan bimtek bahasa isyarat berjalan lancar dan penuh interaksi. Ia menyebut merasa senang bisa menjadi narasumber dalam bimtek tersebut.
“Hari ini jadi narasumber bimtek bahasa isyarat indonesia, perasaannya senang sekali bisa menjadi narasumber,” ujarnya diterjemahkan oleh juru bahasa isyarat, Senin, 9 Februari 2026.
Ferizqo menjelaskan awalnya dia gugup ketika menjadi narasumber. Namun berjalannya kegiatan bimtek, ia merasa karena penuh interaksi dengan para guru.
“Karena banyak guru-guru, awalnya sempet gugup. Tapi gakpapa bisa aja untuk memberikan pelatihan bahasa isyarat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Gadang 2 Banjarmasin, Masniah Ani menilai kegiatan bimtek bahasa isyarat sangat penting untuk meningkatkan kompetensi guru. Meskipun kini sekolahnya tidak berbasis inklusi, namun masih ada siswa berkebutuhan khusus yang perlu dibimbing.
“Dilaksanakannya bimtek, salah satunya adalah peningkatan kompetensi guru berkenaan dengan literasi bahasa isyarat, sekolah kami walaupun tidak inklusi lagi,” katanya. “Tetapi setiap sekolah wajib menerima anak berkebutuhan khusus itu salah satunya, dan ada sekarang ada 4 siswa disini yang memang teman tuli ya ada di kelas 6, kelas 2 dan kelas 3.”
Masniah menyebut para guru dan guru pendamping sangat antusias menerima bimbingan bahasa isyarat. Ia berharap dengan dilaksanakan bimtek tersebut, pendampingan terhadap siswa berkebutuhan khusus bisa lebih maksimal.
“Guru yang mulanya tidak paham dengan bahasa isyarat A sampai Z, salam dan segalanya, mudah mudahan dengan adanya bimtek hari ini merupakan salah satu membuka wawasan guru mengenal bahasa isyarat untuk kemajuan pendidikan di SDN Gadang 2,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....