Resmikan Gedung Yayasan, Wali Kota: PKBM Selamatkan Pendidikan
- 04 Feb 2026 13:47 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Usai meresmikan Gedung Yayasan Qathrun Nada, Wali Kota Banjarmasin H. M. Yamin HR langsung memberi pesan tegas soal masa depan pendidikan nonformal. Di hadapan para pegiat pendidikan masyarakat, Yamin menyaksikan langsung pelantikan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK PKBM) Kota Banjarmasin periode 2026–2031, Rabu, 4 Februari 2026.
Kegiatan yang digelar di Jalan Veteran, Komplek Wartawan Tembus SMPN 22, RT 05, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur itu menjadi penanda kuat komitmen pemerintah kota dalam memperkuat pendidikan alternatif di tengah keterbatasan akses pendidikan formal. Dalam sambutannya, Yamin tak sekadar mengucapkan selamat, namun juga menekankan bahwa PKBM kini memegang peran strategis dalam menyelamatkan hak belajar warga kota.
“Saya mengucapkan selamat kepada pengurus DPD FK PKBM Kota Banjarmasin yang baru dilantik,” kata Yamin.
“Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, semangat kebersamaan, dan komitmen untuk memajukan dunia pendidikan, khususnya pendidikan nonformal," katanya
Menurutnya, keberadaan PKBM bukan pelengkap, melainkan solusi nyata bagi masyarakat yang terpinggirkan dari sistem pendidikan formal. Yamin menilai, di tengah tantangan sosial dan ekonomi, PKBM menjadi benteng terakhir agar masyarakat tidak kehilangan kesempatan belajar, sehingga FK PKBM Kota Banjarmasin didorong untuk tampil lebih progresif dan inovatif.
“Pendidikan tidak hanya berlangsung di sekolah formal, tetapi juga melalui PKBM yang hadir di tengah masyarakat. Keberadaan PKBM sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, berdaya saing, dan berkarakter,” ujarnya.
“PKBM harus menjadi mitra aktif pemerintah daerah, bukan hanya menjalankan program, tetapi juga ikut mengentaskan angka putus sekolah dan memberdayakan masyarakat," ujarnya.
Pelantikan pengurus DPD FK PKBM periode 2026–2031 ini pun diharapkan menjadi titik awal konsolidasi gerakan pendidikan nonformal di Kota Banjarmasin, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan masyarakat, dan warga. Dengan kepengurusan baru, FK PKBM dituntut tak hanya eksis, tetapi berdampak langsung bagi kualitas sumber daya manusia di Kota Seribu Sungai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....