Cuaca Ekstrem, BMKG Minta Nelayan Waspada Gelombang
- 04 Feb 2026 12:43 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - BMKG mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat pesisir menyusul potensi cuaca ekstrem yang melanda Kalimantan Selatan. Kondisi ini diprediksi akan berlangsung selama sepekan ke depan hingga 10 Februari 2026 mendatang.
Peningkatan aktivitas cuaca tersebut memicu kenaikan tinggi gelombang hingga 2,5 meter di perairan Kotabaru, Tanah Bumbu, Tanah Laut, serta Banjarmasin. Kecepatan angin yang mencapai 35 kilometer per jam menjadi pemicu utama meningkatnya risiko kecelakaan laut.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Ota Welly Jenni Thalo, menekankan agar para nelayan di wilayah pesisir selalu mengutamakan keselamatan. Ia meminta aktivitas melaut dihentikan sementara apabila kondisi perairan belum kondusif.
"Kami mengimbau agar nelayan untuk saat ini tidak melaksanakan aktivitas di laut, khususnya yang memiliki kapal-kapal kecil yang dapat terdampak," katanya kepada RRI Banjarmasin, Rabu, 4 Februari 2026.
Situasi ini diprediksi mengganggu stabilitas transportasi laut di wilayah perairan Kalimantan Selatan. Ia menyampaikan kondisi perairan tersebut harus menjadi perhatian serius guna meminimalkan risiko bahaya.
"Ini sangat berdampak untuk nelayan-nelayan yang beraktivitas di laut karena tinggi gelombang mencapai 2,5 meter," ujarnya.
BMKG meminta nelayan maupun pengelola jasa transportasi laut untuk terus memantau informasi cuaca demi keselamatan dan keamanan selama pelayaran. Pembaruan data cuaca akan terus diinformasikan secara berkala demi menjamin keamanan masyarakat pesisir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....