Menuju Kota Cerdas, Apa yang Dilakukan Pemko Banjarmasin?

  • 03 Feb 2026 16:45 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin melaksanakan Evaluasi Implementasi Kota Cerdas tahun 2025 berlangsung di Aula Kayuh Baimbai Balaikota Banjarmasin, Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman didampingi Kepala Diskominfotik Banjarmasin, Windiasti Kartika dan turut hadir sejumlah Kepala SKPD serta Tim Asesor dari Kementerian Komdigi dan Kemendagri secara virtual.

Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika, mengatakan bahwa evaluasi tersebut membahas capaian dan perkembangan program Kota Cerdas berdasarkan dokumen Masterplan Smart City yang disusun sejak 2021. Dalam evaluasi itu, tim asesor memberikan sejumlah masukan, termasuk mempertanyakan kesesuaian Masterplan Smart City dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) wali kota yang baru.

“Alhamdulillah, sore ini kami baru saja melaksanakan evaluasi Smart City Kota Banjarmasin tahun 2025,” kata Windi. “Kami dipimpin oleh Pak Sekda untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para asesor terkait progres dan capaian yang telah dilakukan”.

Masih kata Windi, Pemerintah Kota Banjarmasin telah menganggarkan revisi dokumen masterplan pada tahun ini agar selaras dengan RPJMD Kota Banjarmasin 2025–2030. Disamping itu juga selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan rencana strategis Kementerian Komunikasi dan Digital.

“Sudah dijadwalkan dan dianggarkan untuk melakukan penyesuaian Masterplan Smart City dengan RPJMD terbaru serta RPJMN Indonesia,” ujarnya. “Begitu juga dengan rencana strategis Kementerian Komunikasi dan Digital kita selaraskan”.

Selain itu, asesor juga menyoroti pemanfaatan energi terbarukan serta penggunaan teknologi terkini seperti Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) dalam pelayanan publik. Ia menambahkan, beberapa inovasi berbasis teknologi telah diterapkan di Kota Banjarmasin, khususnya di sektor transportasi.

“Dinas Perhubungan telah menggunakan sensor IoT untuk memantau pergerakan lalu lintas serta mengelola aplikasi angkutan publik BTS Go,” ucapnya. “Beberapa titik traffic light juga sudah menggunakan sensor yang membaca kepadatan kendaraan, sehingga durasi lampu hijau bisa menyesuaikan kondisi di lapangan”.

Ia menegaskan bahwa penerapan teknologi tersebut menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pendekatan Kota Cerdas. Ia berharap hasil evaluasi ini menunjukkan progres yang baik menuju target Smart City sebagaimana tertuang dalam Masterplan.

“Pada intinya, Kota Banjarmasin sudah mulai dan sudah menggunakan teknologi-teknologi terkini dalam pelaksanaan pelayanan public,” katanya. “Mudah-mudahan hasil evaluasi ini menunjukkan progres yang baik menuju target Smart City sebagaimana tertuang dalam Masterplan”.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....