Dinkes Tabalong Perkuat Pencegahan Diabetes Melitus

  • 03 Feb 2026 07:10 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Tanjung – Kasus penyakit diabetes melitus di Kabupaten Tabalong mengalami peningkatan pada tahun 2025. Untuk mencegah jumlah kasus terus bertambah, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong memperkuat upaya pencegahan melalui peningkatan layanan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, jumlah kasus diabetes melitus meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, tercatat 2.646 kasus, terdiri atas 997 pasien laki-laki dan 1.649 pasien perempuan.

Sementara pada 2025, jumlah kasus naik menjadi 2.938 pasien. Rinciannya, 1.028 pasien laki-laki dan 1.910 pasien perempuan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kesehatan Jiwa, dan NAPZA Dinkes Tabalong, Rapolo Manik, memaparkan sejumlah faktor yang memicu terjadinya diabetes melitus. Faktor tersebut antara lain konsumsi gula berlebihan, kegemukan atau obesitas, kurang aktivitas fisik, serta faktor biologis seperti keturunan, penyakit autoimun, dan pengaruh usia.

Untuk mencegah diabetes, masyarakat diimbau memahami keseimbangan antara asupan dan pengeluaran kalori. Selain itu, masyarakat diminta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Supaya terhindar dari diabetes, setiap orang harus mengetahui kondisi dirinya, yaitu berapa kalori yang dibutuhkan dan berapa kalori yang masuk,” ujar Rapolo Manik, Senin, 2 Februari 2026. “Cara paling mudah adalah mengetahui indeks massa tubuh, apakah dalam kondisi gemuk atau normal.”

Ia menambahkan, gemuk belum tentu diabetes dan kurus juga belum tentu tidak diabetes, tetapi ini menjadi salah satu indikator. Jika kesulitan mengetahuinya, masyarakat bisa datang ke puskesmas terdekat.

Sebagai upaya pencegahan meningkatnya kasus diabetes, Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong terus meningkatkan layanan informasi melalui kegiatan penyuluhan. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga pola hidup sehat dan memahami bahaya diabetes melitus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....