Kapul Buah Mungil Khas Kalimantan Mulai Diburu Warga
- 31 Jan 2026 20:11 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin : Musim panen buah kapul kembali tiba ramai diperjual belikan di Banjarmasin dan sejumlah daerah di Kalimantan. Buah mungil yang hanya muncul setahun sekali ini mulai ramai diburu warga karena rasanya yang khas dan tergolong langka.
Kapul atau (Baccaurea Macrocarpa) dikenal sebagai buah hutan berukuran kecil dengan rasa manis asam menyegarkan. Buah ini biasanya tumbuh liar di kawasan hutan dan kebun masyarakat terutama di daerah pedalaman Kalimantan.
Panen kapul umumnya berlangsung singkat hanya beberapa minggu sehingga momen ini selalu dinantikan setiap tahunnya. Jika musim kapul tiba banyak warga masuk ke kebun atau hutan sejak pagi untuk memetik buah.
"Iya ini karena setahun hanya sekali berbuah dan harganya juga murah,” ujar Hamsan seorang petani Buah Kapul, Sabtu, 31 Januari 2026.
Hendra warga setempat mengatakan, kapul tidak hanya dikonsumsi secara langsung tetapi juga sering diolah menjadi rujak, manisan, atau campuran sambal buah. Selain itu buah kapul memiliki nilai budaya tersendiri karena sering dikaitkan dengan tradisi masyarakat lokal.
Di pasar tradisional buah kapul dijual dalam ikatan kecil Rp5000, ada juga yang dijual perkeranjang. Meski ukurannya mungil peminatnya cukup tinggi terutama mereka yang rindu akan cita rasa khas buah hutan Kalimantan.
Masyarakat berharap keberadaan buah kapul tetap terjaga dan tidak punah mengingat semakin berkurangnya hutan alami di Kalimantan. Panen kapul tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan tetapi juga bagian dari kekayaan hayati dan kuliner khas Kalimantan yang patut dilestarikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....