Festival ANTASARI 2026 Dorong Akselerasi Ekonomi Digital Kalsel

  • 25 Jan 2026 20:30 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan bersama Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Dinansyah, secara resmi melakukan Kick-Off Festival ANTASARI 2026, Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Bank Indonesia dalam memperluas akseptasi pembayaran digital serta memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Kalimantan Selatan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Fadjar Majardi, menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan. Transformasi digital telah mengubah pola transaksi masyarakat sekaligus mendorong efisiensi ekonomi.

“Sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030, Bank Indonesia terus memperkuat sistem pembayaran yang terintegrasi, interoperable, dan saling terhubung untuk menjawab dinamika ekonomi yang semakin cepat,” Kata Fadjar. “Di Kalimantan Selatan, komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi erat antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, PJP, serta mitra strategis dalam mendorong perluasan akseptasi QRIS.”

Berdasarkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Tahun 2025, seluruh pemerintah daerah di Kalimantan Selatan telah berada pada kategori Pemda Digital. Capaian tersebut diperkuat dengan raihan Kabupaten Tanah Laut sebagai TP2DD Terbaik Tingkat Kabupaten Wilayah Kalimantan pada ajang Championship TP2DD 2025.

Dari sisi transaksi ritel, hingga November 2025 tercatat sekitar 524 ribu merchant QRIS dengan jumlah pengguna mencapai sekitar 790 ribu orang. Sepanjang Januari hingga November 2025, volume transaksi QRIS di Kalimantan Selatan menembus sekitar 59 juta transaksi, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap pembayaran non-tunai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....