Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru Jadi Rintisan Adiwiyata Nasional

  • 25 Jan 2026 16:17 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru terpilih sebagai salah satu sekolah rintisan Program Adiwiyata tingkat nasional. Penunjukan ini menjadi bagian dari penguatan pendidikan berwawasan lingkungan di Sekolah Rakyat.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru, Rifki Hakim, mengatakan sekolahnya termasuk dalam sejumlah Sekolah Rakyat yang terpilih mengikuti Program Adiwiyata nasional. Menurutnya, penunjukan ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menunjukkan kapasitas Sekolah Rakyat, Minggu, 25 Januari 2026.

“Kami termasuk yang terpilih sebagai rintisan Adiwiyata tingkat nasional,” ujar Rifki. “Karena memang hanya ada beberapa Sekolah Rakyat saja yang mendapatkan program Adiwiyata nasional.”

Ia menjelaskan, melalui program ini pihak sekolah akan mempelajari penerapan pendidikan lingkungan hidup di Sekolah Rakyat. Proses penerapan Adiwiyata akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan karakter dan kondisi peserta didik.

“Nantinya kami akan belajar bagaimana proses menerapkan Adiwiyata itu di Sekolah Rakyat,” katanya. “Oleh karena itu, tahun ini akan banyak agenda yang akan kami jalani terkait hal tersebut.”

Secara nasional terdapat 13 Sekolah Rakyat yang terpilih mengikuti rintisan Program Adiwiyata. Dari jumlah tersebut, dua sekolah berasal dari Kalimantan Selatan.

“Untuk Kalimantan Selatan ada dua sekolah rakyat, yakni Sekolah Rakyat Menengah Pertama 20 Banjarbaru dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 9 Banjarbaru,” ucapnya. “Kami akan coba buktikan bahwa Sekolah Rakyat juga mampu bersaing.”

Ia berharap dengan adanya program Adiwiyata dapat memperkuat karakter siswa. Selain berprestasi, siswa juga diharapkan memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Sebelumnya, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) meluncurkan Apresiasi Sekolah Rakyat Menuju Adiwiyata 2025 kepada 13 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan memperluas gerakan Adiwiyata ke satuan pendidikan nonformal dan komunitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....