Banjir Tak Surut, Sungai Lulut 3 Lanjut PJJ

  • 08 Jan 2026 10:21 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Banjir rob yang tak kunjung surut memaksa SDN Sungai Lulut 3 Banjarmasin memperpanjang Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Sebelumnya, PJJ sendiri telah diterapkan sejak awal masuk sekolah pasca libur semester, Senin (5/1/2026) lalu, hingga tiga hari ke depan.

Namun karena akses yang sulit ditempuh dan kondisi sekolah yang masih terendam, pihak sekolah memperpanjang PJJ hingga kondisinya normal. Alasan lainnya juga demi menjaga keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik.

Kepala SDN Sungai Lulut 3 Banjarmasin, Huda Ahmadi, mengungkapkan bahwa kondisi lingkungan sekolah hingga kini masih belum memungkinkan untuk aktivitas belajar secara normal. Genangan air masih merendam halaman sekolah dan akses menuju ruang kelas.

“Air masih menggenangi lingkungan sekolah, dan kalau dipaksakan belajar tatap muka justru membahayakan siswa. Karena itu kami kembali melanjutkan PJJ,” kata Huda saat dikonfirmasi, Kamis (8/1/2026).

Menurut Huda, pihak sekolah sebenarnya berharap banjir segera surut agar kegiatan belajar mengajar bisa kembali berlangsung secara langsung. Namun hingga kini, kondisi air belum menunjukkan tanda-tanda penurunan signifikan.

“Kalau banjir sudah benar-benar surut dan lingkungan sekolah aman, tentu kami ingin segera kembali ke pembelajaran tatap muka. Tapi selama situasi belum memungkinkan, PJJ adalah pilihan paling aman,” ujarnya. 

Pihak sekolah pun terus berkoordinasi dengan orang tua siswa agar pelaksanaan PJJ tetap berjalan efektif. Guru-guru diminta menyesuaikan metode pembelajaran agar materi tetap tersampaikan meski dilakukan secara daring.

“Kami minta dukungan orang tua untuk mendampingi anak-anak belajar di rumah. Ini kondisi darurat, dan kami semua harus saling bekerja sama,” ucap Huda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....