Banjir, SDN Sungai Lulut 6 Paksakan Tatap Muka

  • 08 Jan 2026 10:07 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Meski lingkungan sekolah masih terendam banjir rob, SDN Sungai Lulut 6 Banjarmasin tetap memilih melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Keputusan ini diambil atas dasar keinginan siswa dan orang tua yang menilai Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kurang efektif.

Sebelumnya, sekolah tersebut sempat memberlakukan PJJ selama dua hari sejak hari pertama masuk sekolah. Namun, desakan dari wali murid membuat pihak sekolah kembali membuka kegiatan belajar langsung di ruang kelas, meskipun kondisi belum sepenuhnya aman.

“Jadi tetap belajar di sekolah karena keinginan orang tua dan siswanya sendiri,” kata Abdul Karim, Guru Kelas SDN Sungai Lulut 6 Banjarmasin.

Namun, keputusan tersebut menuai penyesalan dari Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Ryan Utama. Ia menegaskan bahwa penyesuaian kegiatan belajar mengajar melalui PJJ telah diatur secara resmi melalui Surat Edaran Disdik, khusus bagi sekolah yang terdampak banjir.

“Padahal sebelumnya kami sudah sebarkan Surat Edaran mengenai penyesuaian KBM. Sekolah yang terdampak banjir dianjurkan PJJ demi keselamatan dan kesehatan siswa,” kata Ryan usai meninjau langsung kondisi banjir di SDN Sungai Lulut 6 Banjarmasin.

Ryan menilai, kondisi sekolah yang masih tergenang banjir sangat berisiko bagi peserta didik. Selain potensi terpeleset akibat halaman sekolah yang licin dan berlumut, ia juga mengkhawatirkan ancaman binatang buas serta akses jalan yang terendam cukup dalam.

“Sungai Lulut ini wilayah paling terdampak. Kita lihat tadi jalan terendam cukup dalam, sangat berbahaya jika anak-anak pulang sekolah dengan berjalan kaki. Apalagi letak sekolahnya dekat sungai,” ujarnya.

Ia menegaskan tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat pemaksaan PTM di tengah kondisi darurat banjir. Menurutnya, keselamatan peserta didik harus menjadi prioritas utama dibandingkan efektivitas pembelajaran.

Seiring hal itu, Ryan mengaku telah langsung menghubungi Kepala SDN Sungai Lulut 6 Banjarmasin dan menekankan agar proses belajar mengajar kembali menggunakan sistem PJJ hingga kondisi dinyatakan aman. “Tetap kami tekankan sekolah agar menerapkan PJJ saja. Meski ada permintaan orang tua yang ingin anaknya tetap belajar langsung ke sekolah, situasi ini tidak bisa dipaksakan,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....