Katuk, Sayuran Hijau Kaya Gizi yang Mudah Dibudidayakan

  • 23 Okt 2025 15:14 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Tanah Laut: Katuk (Sauropus androgynus) merupakan salah satu tanaman sayuran hijau yang banyak digemari masyarakat sebagai bahan olahan menu sehat. Tanaman ini mudah tumbuh di berbagai daerah beriklim tropis, termasuk di Kalimantan Selatan

Memiliki daun berwarna hijau tua, katuk dikenal tidak hanya karena rasanya yang khas, tetapi juga karena kandungan gizinya yang tinggi. Selain kaya vitamin dan mineral, tanaman ini juga dipercaya bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan daya tahan.

Popularitas katuk di masyarakat terus meningkat berkat kemudahan budidaya dan nilai gizinya yang melimpah, menjadikannya salah satu pilihan sayuran lokal yang potensial untuk dikembangkan dalam pola makan sehat keluarga.

Dikutip dari laman https://fikkia.unair.ac.id, ekstrak daun katuk secara tradisional digunakan untuk meningkatkan produksi ASI. Proses laktasi dirangsang oleh peningkatan kadar hormon prolaktin dan oksitosin. Vitamin A bersumber dari karoten dari ekstrak katuk.

Vitamin A mensintesis retinol yang bereaksi dengan asam lemak untuk memicu pelepasan hormon prolaktin. Kehadiran hormon prolaktin merangsang perkembangan kelenjar sekretori di saluran intralobular.

Sementara itu, Risda, salah seorang warga Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, menanam katuk dengan memanfaatkan lahan sisa di pekarangannya. Menurutnya, tanaman katuk mudah tumbuh dan memiliki banyak manfaat bagi kebutuhan rumah tangga. Bahkan, jika ditanam secara rapi dan teratur, katuk juga dapat berfungsi sebagai pagar alami yang memperindah halaman.

"Lumayan jadi olahan sayur sehari-hari. Apalagi kalau ditanam di area lembab maka daunnya akan tumbuh subur. Kalau banyak sebagian bisa dijual ke pedagang sayur jadi menambah uang belanja."ujar Risda kepada RRI, Kamis, 23/10/2025.

Ia juga mengungkapkan bahwa selain daunnya yang kaya manfaat, tanaman katuk yang dipelihara baik juga mempercantik tampilan rumah. Tanaman katuk yang ditata sebagai pagar alami juga memberi suasana segar dilingkungan sekitar.

"Perawatannya relatif mudah, diantaranya pemangkasan rutin dan penyiraman teratur, maka pagar tanaman dapat tumbuh rimbun dan indah," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....