Tren Gasing Penghapus Marak, Kreatif tapi Berbahaya

  • 18 Sep 2025 19:33 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Mainan gasing dari penghapus kini ramai dimainkan anak-anak sekolah dasar. Mereka merakitnya dengan cara mengikat beberapa penghapus menggunakan staples, lalu menambahkan paku payung di bagian tengah. Hasilnya bisa berputar layaknya gasing sungguhan dan menjadi perbincangan di media sosial.

Ridha Nazharullah, M.Pd., dosen FKIP Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, mengatakan tren ini cepat menyebar karena ditiru dari internet. Ia menilai kegiatan ini bisa dianggap sebagai kreativitas, tetapi tetap memerlukan pengawasan orang dewasa.

“Anak-anak penasaran, lalu mereka ikut-ikutan membuat sendiri di rumah atau di sekolah,” ujarnya kepada RRI Banjarmasin, Kamis (18/9/2025).

Ridha juga menambahkan, bahan yang digunakan pada gasing tersebut cukup berbahaya. Staples dan paku payung memiliki ujung tajam yang berisiko melukai tangan maupun kaki. “Sudah ada anak yang tertusuk saat merakit atau bermain gasing itu,” ucapnya.

Selain membahayakan secara fisik, permainan ini juga berdampak pada konsentrasi anak di kelas. Menurut Ridha, sebagian siswa sibuk merakit atau memainkan gasing saat pelajaran berlangsung sehingga aktivitas belajar mengajar menjadi terganggu.

Ia mengingatkan orang tua maupun guru untuk lebih aktif mengawasi anak-anak. Pengawasan diperlukan agar mereka tetap bisa berkreasi tanpa mengorbankan keselamatan diri maupun fokus belajar.

“Kalau ingin tetap kreatif, lebih baik gunakan bahan yang aman. Bermain pun sebaiknya dilakukan di tempat yang tepat dan dengan pengawasan orang dewasa,” ujar Ridha menegaskan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....