Makna Kemenangan Ramadhan
- 20 Mar 2026 11:41 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin: Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadhan, umat Islam diingatkan untuk tidak sekadar merayakan hari raya secara lahiriah, tetapi memahami makna kemenangan yang sesungguhnya. Hal ini disampaikan Ustadz Muhammad Kipliansyah S.H.I dalam acara Hikmah Subuh Pro4 RRI Banjarmasin, Kamis 19 Maret 2026.
Ditegaskannya bahwa kemenangan sejati bukan diukur dari pakaian baru, hidangan mewah, atau keberhasilan materi, melainkan dari meningkatnya ketakwaan dan diterimanya amal ibadah di sisi Allah SWT.
“Hari raya bukan untuk mereka yang berhias diri, tetapi bagi mereka yang bertambah ketaatannya,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadhan merupakan madrasah spiritual yang mengajarkan umat Islam untuk memperbaiki kualitas diri, mulai dari pengendalian hawa nafsu hingga peningkatan hubungan dengan Allah SWT. Puasa menjadi sarana untuk membentuk pribadi yang lebih sabar, ikhlas, dan bertakwa.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesinambungan ibadah setelah Ramadhan berakhir. Amalan seperti membaca Al-Qur’an, melaksanakan shalat sunnah, hingga puasa enam hari di bulan Syawal menjadi bentuk konsistensi dalam menjaga nilai-nilai Ramadhan.
Di akhir penyampaiannya, ia mengajak umat Islam untuk terus berdoa agar seluruh amal ibadah selama Ramadhan diterima dan diberikan kesempatan untuk kembali bertemu dengan Ramadhan di tahun berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....