BRI Region 14 Banjarmasin Imbau Waspada Penipuan jelang Lebaran
- 17 Mar 2026 13:05 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Menjelang Hari Raya Idulfitri, aktivitas transaksi keuangan masyarajat mengalami peningkatan signifikan, kondisi ini kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan berbagai modus penipuan digital. Dalam hal ini, BRI Region 14 Banjarmasin mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dalam bertransaksi.
Beragam modus penipuan yang kerap terjadi antara lain phishing melalui tautan palsu, penipuan berkedok undian berhadiah, hingga permintaan kode OTP oleh pihak yang mengaku sebagai petugas bank. Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya.

Pihak Bank BRI menegaskan bahwa tidak pernah meminta data rahasia nasabah seperti PIN, password, maupun kode OTP melalui telepon, pesan singkat, email, ataupun media sosial. Nasabah diimbau untuk selalu menjaga kerahasiaan data pribadi demi menghindari penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Regional CEO BRI Banjarmasin, Bambang Indriatmoko, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memastikan kelancaran layanan perbankan, khususnya dalam menghadapi lonjakan transaksi menjelang Idulfitri. Hal ini dilakukan guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam bertransaksi selama periode Ramadan hingga libur Lebaran 2026.
“Kami memahami bahwa menjelang Idulfitri, kegiatan transaksi masyarakat akan meningkat cukup signifikan. Oleh karena itu, Bank BRI telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, baik dari sisi kesiapan operasional layanan, penguatan jaringan ATM dan CRM, agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Berbagai layanan digital BRI seperti super apps BRImo, jaringan ATM dan CRM, EDC merchant, serta agen BRILink yang tersebar di wilayah Kalimantan. Untuk pengaduan, nasabah dapat mengakses menu Pusat Bantuan di aplikasi BRImo atau menghubungi Contact BRI 1500017 dan layanan WhatsApp Sabrina, yang mana BRI juga merupakan peserta penjaminan LPS serta diawasi oleh OJK dan Bank Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....