Hadapi Lonjakan Harga Lebaran, Pemprov Kalsel Gelar Pangan Murah
- 16 Mar 2026 17:36 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dan Bazaar Murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalsel, Banjarbaru, Senin 16 Maret 2026.
Pasar murah disambut antusias oleh masyarakat yang sejak pagi memadati lokasi. Berbagai komoditas pangan dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.
Misalnya telur itik yang biasanya dijual sekitar Rp30 ribu per kilogram, pada bazaar ini bisa dibeli dengan harga sekitar Rp15 ribu per kilogram. Begitu pula ikan patin yang biasanya berkisar Rp30 ribu per kilogram, dijual hanya sekitar Rp10 ribu per kilogram.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, khususnya menjelang Lebaran ketika harga pangan cenderung meningkat.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk membantu masyarakat Banjarbaru, Martapura, dan sekitarnya agar bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan inflasi daerah,” ujarnya.
Selain penjualan bahan pangan murah, panitia juga menyalurkan 1.000 paket sembako gratis kepada masyarakat. Bantuan tersebut merupakan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Bank Indonesia.
Sebanyak 450 paket di antaranya juga disalurkan kepada anak yatim dan penyandang tunanetra sebagai bentuk kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini juga melibatkan pelaku usaha dan UMKM yang menjual berbagai produk makanan serta kebutuhan rumah tangga dengan harga terjangkau.
Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk turut mendukung para pelaku usaha kecil dengan membeli produk yang mereka jual. Syamsir berharap kegiatan Gerakan Pangan Murah dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah instansi, di antaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel, Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Dinas Perdagangan Kalsel, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Bank Indonesia, PT Bangun Banua, serta berbagai mitra lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....