Ketika Semua Jalan Terasa Buntu, Takwa Jadi Jalan Keluar

  • 15 Mar 2026 11:51 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Program siaran Hikmah Subuh di Pro 4 RRI Banjarmasin kembali hadir pada Jumat, 14 Maret 2026 atau bertepatan dengan 23 Ramadan 1447 Hijriah. Dalam siaran ini menghadirkan Ustaz Muhammad Taqiyuddin, Lc., M.Pd. atau yang akrab disapa Ustaz Taqi, topik yang diangkat adalah “Saat Semua Jalan Terasa Buntu”.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Taqi mengajak pendengar untuk merenungkan bagaimana seorang muslim menyikapi berbagai ujian hidup yang terkadang membuat seseorang merasa tidak memiliki jalan keluar, serta mengajak masyarakat untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT, termasuk nikmat dapat kembali bertemu dengan bulan Ramadan hingga memasuki sepuluh malam terakhir.

Menurut Ustaz Taqi, kehidupan manusia di dunia tidak akan pernah lepas dari ujian dan masalah. Beliau menegaskan bahwa ujian merupakan bagian dari kehidupan yang telah ditetapkan Allah SWT bagi setiap manusia.

“Hidup di dunia ini satu paket dengan ujian. Tidak ada manusia yang hidup tanpa masalah. Tapi bersama kesulitan itu Allah juga menyiapkan kemudahan dan jalan keluar,” ujar Ustaz Taqi dalam siaran tersebut.

Lebih lanjut, Ustaz Taqi menjelaskan bahwa sikap seorang mukmin ketika menghadapi kesulitan adalah tetap tenang dan yakin bahwa Allah SWT adalah zat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Dengan keyakinan itu, seseorang tidak mudah panik ketika menghadapi persoalan hidup.

“Saat kita yakin bahwa ujian datang dari Allah yang Maha Adil dan Maha Penyayang, maka ujian itu justru bisa menghadirkan ketenangan dalam hati. Kita tahu bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan keluarnya,” ucapnya.

Ustaz Taqi juga menyampaikan bahwa salah satu kunci menghadapi situasi ketika semua jalan terasa buntu adalah dengan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Menurutnya, ketakwaan diwujudkan dengan melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Uataz Taqi mencontohkan teladan Rasulullah SAW yang ketika menghadapi kegelisahan selalu kembali kepada Allah melalui salat. “Ketika Rasulullah menghadapi perkara yang membuat beliau gundah, beliau segera mendirikan salat. Artinya, beliau tahu bahwa ketenangan dan jalan keluar ada pada kedekatan kepada Allah,” katanya.

Ditegaskanya bahwa setiap ujian hidup juga merupakan sarana peningkatan derajat keimanan. Semakin kuat iman seseorang, maka ujian yang dihadapi pun bisa semakin besar, namun sebanding dengan pahala yang dijanjikan.

Sebelum menutup tausiyahnya, Ustaz Taqi mengajak masyarakat memanfaatkan sisa Ramadan untuk memperbanyak ibadah dan memperbaiki diri. “Jangan sampai keimanan kita berada di level yang sama terus. Ramadan ini seharusnya menjadi momentum untuk naik level, menjadi pribadi yang lebih taat dan lebih dekat kepada Allah SWT.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....