Waktu Lailatulqadar Dirahasiakan agar Umat Tekun Beribadah
- 11 Mar 2026 07:15 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Waktu pasti Lailatulqadar sengaja dirahasiakan agar umat Islam bersungguh-sungguh beribadah sepanjang Ramadan. Hal tersebut disampaikan Akademisi UIN Antasari, Dr. Muhammad Iqbal, M.Si., dalam dialog Nur Ramadan RRI Pro1 Banjarmasin, Selasa, 10 Maret 2026.
Menurutnya, para ulama sepakat bahwa malam istimewa tersebut terjadi pada bulan Ramadan. Mayoritas pendapat menyebutkan Lailatulqadar berada pada sepuluh malam terakhir, terutama pada malam-malam ganjil.
“Al-Qur’an tidak menyebutkan secara pasti kapan Lailatulqadar terjadi,” ucap Muhammad Iqbal. “Rasulullah hanya memberikan petunjuk bahwa malam itu berada pada sepuluh malam terakhir Ramadan.”
Baca juga: https://rri.co.id/banjarmasin/ramadan/2252321/malam-lailatulqadar-lebih-baik-dari-seribu-bulan
Ia menjelaskan, disembunyikannya waktu pasti malam tersebut memiliki hikmah yang besar bagi kehidupan spiritual umat Islam. Hal itu mendorong umat untuk meningkatkan ibadah secara konsisten selama bulan Ramadan.
“Jika waktu pastinya diketahui, mungkin banyak orang hanya beribadah pada satu malam saja,” ujar Muhammad Iqbal. “Dengan dirahasiakan waktunya, umat Islam didorong untuk terus beribadah sepanjang Ramadan.”
Pada malam tersebut, berbagai amal ibadah dianjurkan untuk diperbanyak. Di antaranya salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah.
“Siapa yang menghidupkan Lailatulqadar dengan iman dan harapan kepada Allah akan diampuni dosa-dosanya,” katanya. “Karena itu, sepuluh malam terakhir Ramadan seharusnya menjadi momentum memperbanyak ibadah.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....