Puasa Ramadan Sehatkan Jasmani dan Rohani

  • 23 Feb 2026 11:09 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Puasa Ramadan tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memberi dampak positif bagi kesehatan rohani dan jasmani. Hal itu disampaikan akademisi UIN Antasari Banjarmasin, Elida Mahriani, S.E.I., M.M., dalam dialog “Nur Ramadan” di RRI Pro1 Banjarmasin, Minggu, 22 Februari 2026.

Elida menjelaskan, puasa berlandaskan QS Al-Baqarah ayat 183 yang bertujuan membentuk pribadi bertakwa. Perintah tersebut bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan sarana penyucian jiwa dari sifat iri, sombong, hasad, dan prasangka buruk.

Menurutnya, ibadah yang dijalankan dengan niat tulus akan melatih pengendalian diri serta mendekatkan manusia kepada Allah Swt. Ia menegaskan, tujuan puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa.

“Puasa itu tujuannya menjadi bertakwa,” ujar Elida. “Salah satu hikmahnya adalah menyehatkan hati dengan menyucikan jiwa dari penyakit batin seperti iri dan sombong.”

Dengan menjaga lisan dan perilaku selama Ramadan, seseorang dilatih membentuk akhlak mulia. Puasa juga diyakini dapat membersihkan dosa-dosa kecil yang menggelapkan hati.

"Selain berdampak spiritual, puasa juga menyehatkan fisik," ujarnya. "Sebagaimana disebut dalam hadis yang menyatakan puasa adalah perisai dan berpuasalah maka kalian akan sehat."

Menurutnya, puasa yang dilakukan dengan benar dapat membantu mengontrol diabetes, obesitas, dan menurunkan risiko penyakit jantung. Namun, penderita penyakit tertentu tetap perlu berkonsultasi dengan dokter agar pelaksanaannya aman.

Elida juga menyoroti dampak sosial puasa yang menumbuhkan empati dan kepedulian melalui sedekah serta silaturahmi. Ramadan, lanjutnya, menjadi momentum mempererat hubungan keluarga, terutama dengan orang tua yang doanya memiliki keutamaan besar.

Ia mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan sebagai momentum mengelola emosi, memperbaiki akhlak, dan menjaga kesehatan secara seimbang. Menurutnya, puasa harus dijalani secara utuh, tidak hanya sebatas menahan lapar dan haus.

“Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga melatih hati agar bersih, pikiran positif, dan tubuh lebih sehat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....