Sidak Awal Ramadan, Satgas Pangan Polda Kalsel Temukan Beras Premium di Atas HET

  • 21 Feb 2026 14:14 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polda Kalimantan Selatan intensif melakukan pemantauan harga beras dan bahan pokok serta barang penting (Bapokting) di pasar tradisional Sabtu 21 Februari pagi,

Tim Satgas Pangan melakukan pengecekan langsung di Pasar Antasari. Kegiatan dipimpin AKP Sufian Noor, S.E., didampingi sejumlah personel Subdit 1 Indagsi Ditreskrimsus Polda Kalsel.

Pemantauan ini bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan pokok pada awal Ramadan, sekaligus mencegah lonjakan harga yang tidak wajar di pasaran. Dari hasil pengecekan di lapangan, harga beras premium tercatat Rp16.400 per kilogram atau berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Stok beras premium dilaporkan sedikit berkurang akibat keterlambatan pasokan dari distributor. Sementara itu, beras medium dijual dengan harga Rp11.000 hingga Rp13.000 per kilogram atau masih di bawah HET, dengan kondisi stok yang tergolong aman.

Untuk komoditas lain, cabai keriting dijual Rp40.000 per kilogram sesuai HET dengan stok aman. Cabai rawit merah berada di kisaran Rp80.000 hingga Rp85.000 per kilogram atau di atas HET, namun ketersediaannya masih mencukupi. Telur ayam ras dan daging ayam ras masing-masing dijual Rp30.000 hingga Rp31.000 per kilogram, sesuai HET dan stok aman.

Bawang merah Rp35.000–Rp36.000 per kilogram, bawang putih Rp39.000–Rp40.000 per kilogram, serta daging sapi Rp145.000 per kilogram juga sesuai HET. Untuk daging sapi, pedagang saat ini tidak lagi menjual daging beku.

Gula pasir dijual Rp17.500 per kilogram dan minyak goreng rakyat merek Minyakita Rp15.700 per liter, keduanya sesuai HET dengan stok aman. Sementara kacang kedelai tercatat Rp14.000 per kilogram atau berada di atas HET, meski ketersediaannya masih mencukupi.

"Satgas Pangan Polda Kalsel menegaskan akan terus melakukan monitoring secara berkala selama Ramadan untuk menjaga kestabilan harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat," kata Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol M. Gafur Aditya H. Siregar.

Langkah ini merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr. Rosyanto Yudha Hermawan yang diteruskan melalui jajaran Ditreskrimsus Polda Kalsel, guna memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....