Harga MinyaKita Terjun, Ditengah Kenaikan Bapok Memasuki Ramadan

  • 19 Feb 2026 16:03 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Harga MinyaKita di Distributor Jaringan Pendukung Pangan Toko Adi Ntalu Pasar Sentra Antasari Banjarmasin terjun payung di tengah kenaikan mayoritas bahan pokok. Minyak goreng kemasan sederhana itu kini dijual di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter.

Saat ini MinyaKita dijual seharga Rp15.500 per liter dari sebelumnya Rp18.000 per liter. Penurunan harga ini disambut antusias warga yang tengah menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok lainnya.

Pemilik Toko Adi Ntalu, Adi, mengatakan turunnya harga berkat bantuan distribusi dari Bulog untuk masyarakat Banjarmasin. “Penurunan ini karena ada bantuan dari Bulog, jadi kami bisa menjual lebih murah kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga membatasi pembelian agar distribusi merata dan tidak terjadi penimbunan. Satu orang pembeli hanya diperbolehkan membeli satu ikat kresek yang berisi empat kemasan MinyaKita.

Menurut Adi, kebijakan tersebut dilakukan supaya seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan minyak goreng dengan harga terjangkau. Langkah itu diharapkan mampu membantu warga memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari.

Sementara itu, harga minyak goreng komersial justru mengalami kenaikan sebesar Rp1.000 per liter. Saat ini harga minyak komersial bervariasi mulai dari Rp19.000 hingga Rp23.000 per liter.

Salah seorang pembeli, Umama, mengaku senang dengan penurunan harga MinyaKita tersebut. Menurutnya, hal ini dapat membantu masyarakat menengah kebawah untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau.

“Sangat senang, alhamdulillah sangat membantu kebutuhan kami,” ucapnya. “Ini tadi beli dua liter Rp36 ribu.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....