Pasar Wadai Ramadan Dibuka, ‘War Takjil’ Dimulai

  • 01 Mar 2025 19:07 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Pasar wadai ramadan resmi dibuka, oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, Sabtu (1/3/2025). Diselenggarakan terpusat di kawasan siring 0 kilometer Banjarmasin, atau depan eks kantor Gubernur Kalsel.

Di hari pertama, masyarakat datang menyerbu tradisi yang diselenggarakan setahun sekali itu. Menariknya, pasar wadai ramadan tak hanya dinantikan oleh mereka yang beragama islam, tapi juga yang non muslim.

Maria Yulianus misalnya, menyambut datangnya ramadan dengan suka cita. Bukan karena ingin ikut beribadah, tapi karena pasar wadai yang ditunggu-tunggu kembali buka.

“Saya pribadi non muslim sih ini momen yang ditunggu-tunggu. Kita juga sebagai perempuan mudah untuk cari lokasi jajan,” ujarnya.

Keakraban dan toleransi antara agama pun semakin terasa. Semenjak istilah “War Takjil” muncul, kesucian bulan ramadan juga bisa ikut dirasakan oleh mereka yang non muslim. Di pasar wadai ramadan, silaturahmi antar sesama pun terjalin.

“Seru sih kalau berburu takjil di pasar wadai. Apalagi saat temen-temen yang muslim lagi pada lemas, nah itu kesempatan kita bagi jajan duluan,” kata Maria, dengan candanya.

Hal senada diungkapkan Rifka Christie. Ia datang lebih awal ke pasar wadai ramadan demi berburu takjil. Momen ramadan juga selalu Ia tunggu, karena hanya pada saat itu serba-serbi makanan dan minuman dijual.

“Rutin tiap ramadan kita selalu ke pasar wadai. Biasanya yang paling dicari itu kue ipau dan aneka minuman,” ucapnya.

Pasar Wadai Ramadan bukan hanya soal berburu makanan untuk berbuka. Tapi juga merupakan bentuk penghargaan terhadap sejarah dan budaya yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. Pasar ini terus hidup dan berkembang, menjaga tradisi Ramadan yang kental dengan kebersamaan dan rasa syukur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....