Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Gol Tunggal Ferran Torres Bungkam Argentina
- 20 Jul 2026 06:34 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 pada final Piala Dunia FIFA 2026.
- Ferran Torres mencetak gol kemenangan pada menit ke-106.
- La Roja meraih gelar juara dunia kedua setelah sukses pada 2010.
- Emiliano Martinez tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting.
- Argentina bermain dengan 10 pemain setelah Enzo Fernandez dikartu merah.
- Ferran Torres dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan Michelob Ultra Superior.
- Spanyol menutup turnamen dengan catatan hanya kebobolan satu gol di Piala Dunia 2026.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Spanyol berhasil menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium, Minggu, 19 Juli 2026, waktu setempat. Gelar tersebut menjadi trofi Piala Dunia kedua bagi La Roja setelah sebelumnya meraih gelar pertama pada edisi 2010.
Spanyol tampil dominan sejak awal pertandingan dan menguasai jalannya laga. Namun, ketangguhan kiper Argentina Emiliano Martinez membuat tim asuhan Luis de la Fuente kesulitan mencetak gol sepanjang waktu normal.
Peluang pertama Spanyol hadir pada menit kelima melalui Lamine Yamal setelah menerima umpan Dani Olmo. Akan tetapi, tembakan pemain muda Barcelona tersebut masih mampu ditepis Martinez di tiang dekat.
Meski terus mengendalikan permainan, Spanyol kesulitan menembus rapatnya pertahanan Argentina. Menjelang turun minum, Mikel Oyarzabal dan Marc Cucurella sempat mengancam, tetapi belum mampu mengubah kedudukan.
Di kubu Argentina, pelatih Lionel Scaloni harus melakukan perubahan karena cedera yang menimpa dua bek tengah andalannya. Lisandro Martinez digantikan Nicolas Otamendi sebelum jeda, sementara Cristian Romero harus meninggalkan lapangan pada menit ke-70 dan digantikan Facundo Medina.
Memasuki babak kedua, tekanan La Roja semakin meningkat. Lamine Yamal menciptakan peluang emas untuk Ferran Torres pada menit ke-67, tetapi sundulan sang penyerang masih dapat diamankan Emiliano Martinez yang tampil gemilang di bawah mistar.
Kiper Argentina itu kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan sejumlah peluang dari Pau Cubarsi, Pedri, Nico Williams, hingga tendangan bebas Yamal di penghujung waktu normal. Berkat penampilannya, juara bertahan mampu memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Situasi tim asuhan Lionel Scaloni semakin sulit setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Pau Cubarsi pada masa tambahan waktu. Bermain dengan 10 orang membuat mereka kesulitan keluar dari tekanan lawan.
Gol yang ditunggu akhirnya lahir pada menit ke-106. Nico Williams menyundul umpan silang Pedro Porro ke arah Ferran Torres yang langsung melepaskan tembakan ke sudut atas gawang dan gagal dijangkau Martinez, sekaligus memecah kebuntuan.
Tim Tango berusaha bangkit hingga menit-menit akhir, tetapi La Roja mampu mempertahankan keunggulan untuk memastikan kemenangan. Hasil tersebut juga mengakhiri upaya mereka mempertahankan trofi yang diraih pada edisi sebelumnya.
“Saya pikir pertandingan ini seharusnya bisa kami menangkan lebih cepat,” kata pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, dikutip dari fifa.com. “Namun, penyelamatan-penyelamatan luar biasa Emiliano Martinez membuat kami berjuang hingga akhir.”
Dilansir dari fifa.com, Ferran Torres yang mencetak gol penentu kemenangan dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan Michelob Ultra Superior. Penyerang berusia 26 tahun itu menjadi pahlawan kemenangan dalam laga yang berlangsung ketat hingga babak perpanjangan waktu.
Keberhasilan tersebut menjadi puncak perjalanan impresif La Roja sepanjang Piala Dunia FIFA 2026. Mereka menutup turnamen dengan hanya kebobolan satu gol sekaligus menegaskan kembali status sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....