Pelatih Asing di Piala Dunia 2026, Mampukah Pecahkan Rekor 96 Tahun?
- 10 Jun 2026 08:43 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Sejumlah pelatih asing pernah membawa tim ke final dan semifinal, seperti Guus Hiddink, Scolari, dan Roberto Martínez.
- Edisi Piala Dunia 2026 mencatat 26 dari 48 tim dipimpin pelatih asing.
- Sepuluh pelatih asing menangani tim dalam 25 besar peringkat FIFA.
- Kanada dan Amerika Serikat menjadi tuan rumah dengan pelatih asing, yakni Jesse Marsch dan Mauricio Pochettino.
- Brasil menjadi salah satu sorotan dengan penunjukan Carlo Ancelotti sebagai pelatih asing pertama mereka.
- Rekor 96 tahun tanpa gelar bagi pelatih asing berpotensi terpecahkan di Piala Dunia 2026.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Sepanjang 22 edisi Piala Dunia FIFA, berbagai catatan unik telah tercipta dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Mulai dari pemain yang mencetak gol untuk kedua tim di final, pemain berusia 40-an yang masih mampu mencetak gol, hingga saudara kandung yang saling berhadapan di lapangan.
Namun, di balik berbagai drama yang tersaji, terdapat satu rekor yang belum pernah terpecahkan hingga saat ini. Belum ada pelatih asing yang berhasil mengantarkan tim asuhannya menjadi juara Piala Dunia FIFA.
Meski demikian, sejumlah pelatih asing tercatat mampu membawa timnya melangkah jauh di turnamen tersebut. Guus Hiddink, misalnya, sukses membawa Korea Selatan ke semifinal pada Piala Dunia 2002.
Sementara itu, Luiz Felipe Scolari dan Roberto Martínez juga mencatatkan pencapaian serupa bersama Portugal pada 2006 dan Belgia pada 2018. Keduanya membuktikan bahwa pelatih asing mampu bersaing di level tertinggi.
Dilansir dari fifa.com, pelatih asal Inggris George Raynor pernah membawa Swedia ke final Piala Dunia 1958, meski harus mengakui keunggulan Brasil yang diperkuat legenda Pele. Kemudian, Ernst Happel juga membawa Belanda ke final 1978 sebelum kalah dari Argentina.

Edisi Piala Dunia FIFA 2026 berpeluang menjadi momen bersejarah untuk mematahkan rekor tersebut. Sebanyak 26 dari 48 peserta akan dipimpin pelatih asing, atau lebih dari 54 persen dari total kontestan.
Dari jumlah itu, sepuluh pelatih menangani tim yang berada di peringkat 25 besar FIFA. Kondisi ini membuat persaingan semakin terbuka, baik bagi tim unggulan maupun kuda hitam.
Dua negara tuan rumah bersama, Kanada dan Amerika Serikat, juga menggunakan jasa pelatih asing. Jesse Marsch kini menangani Kanada, sementara Mauricio Pochettino memimpin tim nasional Amerika Serikat.
Sejumlah negara lain seperti Ekuador, Austria, Turki, Uruguay, Kolombia, Belgia, Brasil, Portugal, dan Inggris juga dipimpin pelatih asing dengan target masing-masing. Hal ini memperlihatkan besarnya peran pelatih lintas negara dalam edisi kali ini.
Dengan kondisi tersebut, Piala Dunia FIFA 2026 diprediksi akan menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam sejarah. Namun, pertanyaannya tetap sama: apakah rekor 96 tahun tanpa gelar untuk pelatih asing akhirnya akan terpecahkan, atau justru kembali bertahan di tengah kuatnya dominasi pelatih lokal?
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....