Pembinaan Atlet Pencak Silat Kalsel Butuh Proses Panjang dan Tidak Instan
- 07 Okt 2026 10:04 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pembinaan atlet pencak silat di Kalimantan Selatan dimulai sejak usia dini dan membutuhkan waktu panjang untuk membentuk kemampuan serta mental bertanding. Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalsel menilai proses tersebut harus dijalankan secara bertahap dan konsisten dari tingkat dasar hingga jenjang yang lebih tinggi.
Kepala Pelatih Pencak Silat Kalimantan Selatan, H. Muhrani, mengatakan sebagian besar atlet yang dibina memulai latihan dari nol sejak Sekolah Dasar (SD). Proses tersebut kemudian dilanjutkan secara bertahap saat atlet memasuki jenjang berikutnya.
“Banyak, semuanya rata-rata dari nol. Kita proses yang lama, bahkan mulai SD kelas empat, lanjut ke SMP, lanjut ke SMA. Nanti yang SMA lanjut ke perguruan tinggi. Makanya kita itu melatih sabar dulu,” ujar Muhrani saat ditemui tempat latihan.
Muhrani menyebut dalam mendampingi atlet usia muda memiliki tantangan tersendiri bagi pelatih. Kondisi tersebut membutuhkan kesabaran agar atlet tetap mengikuti proses latihan secara konsisten.
“Banyak rintangannya dengan anak-anak nih, yang penting hati kita sabar dan ikhlas betul-betul,” ucapnya.
Ia menegaskan Kesabaran menjadi salah satu kunci dalam menjaga perkembangan atlet selama menjalani pembinaan. Pelatih tidak hanya dituntut memberikan materi latihan, tetapi juga memahami kondisi dan kebutuhan atlet.
Peran tersebut membuat pelatih harus mampu menempatkan diri dalam berbagai situasi saat mendampingi atlet. Pendekatan yang lebih dekat juga diperlukan agar komunikasi antara pelatih dan atlet tetap terjaga.
“Makanya pelatih ini juga berperan sebagai orang tua, sebagai guru, sebagai kakak, gitu loh, sebagai teman, supaya kita dekat dengan mereka, apa sih yang menjadi kendala atau apa gitu,” ujar Muhrani.
Selain pembinaan di tempat latihan, keberlanjutan latihan juga didukung lingkungan pendidikan atlet yang berada dalam satu kawasan di kompleks Mulawarman. Kondisi tersebut memudahkan atlet membagi waktu antara kegiatan sekolah dan latihan.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara bertahap, IPSI Kalsel berharap perkembangan atlet dapat berlangsung secara berkelanjutan. Proses tersebut menjadi bagian penting dalam menyiapkan atlet pencak silat yang mampu berprestasi di tingkat daerah hingga jenjang yang lebih tinggi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....