Indonesia Finis Peringkat 16 Asian Games 2026, Lampaui Target Emas
- 06 Okt 2026 11:15 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kontingen Indonesia menutup perjuangan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan menempati peringkat ke-16 klasemen akhir. Indonesia mengoleksi 39 medali yang terdiri atas lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu, sekaligus melampaui target empat medali emas.
Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan capaian Indonesia dibanding Asian Games Hangzhou 2022. Saat itu, Indonesia berada di peringkat ke-13 dengan tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu atau total 36 medali.
Dari jumlah keseluruhan, medali Indonesia kali ini bertambah tiga keping dibanding Hangzhou. Namun, posisi klasemen turun tiga tingkat karena jumlah emas berkurang dari tujuh menjadi lima.
Sebelum keberangkatan ke Jepang, pemerintah menetapkan target Indonesia meraih empat medali emas. Target tersebut akhirnya terlampaui setelah Merah Putih mengamankan lima emas dari empat cabang olahraga.
Bulu tangkis menjadi penyumbang emas terbanyak dengan dua medali melalui nomor beregu putra dan ganda putra Leo Rolly Carnando-Daniel Marthin. Tiga emas lainnya datang dari Rahmat Erwin Abdullah di angkat besi, Desak Made Rita Kusuma Dewi di panjat tebing, serta Nurisa Dian Ashrifah dari panahan.
Selain lima emas, Indonesia meraih 11 medali perak yang tersebar di bulu tangkis, voli pantai, esports, padel, dayung, sepak takraw, menembak, selancar, dan teqball. Sementara itu, 23 medali perunggu disumbangkan antara lain oleh wushu, bulu tangkis, sepak takraw, balap sepeda, karate, kano sprint, MMA, padel, menembak, soft tenis, teqball, dan angkat besi.
Salah satu catatan penting datang dari Nurisa Dian Ashrifah yang membawa emas pertama Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaan di cabang panahan Asian Games. Nurisa mengalahkan wakil Filipina Amaya Amparo Cojuangco dengan skor 139-137 pada final nomor compound individu putri.
Prestasi bersejarah juga hadir dari nomor beregu putra bulu tangkis yang kembali menyumbangkan emas untuk Indonesia. Gelar tersebut mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk kembali menjadi juara beregu putra Asian Games setelah terakhir kali meraihnya pada 1998.
Indonesia juga mencatat sembilan rekor baru pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, baik di tingkat dunia, Asia maupun Asian Games. Salah satu catatan tersebut dibuat Rahmat Erwin Abdullah yang memecahkan rekor dunia melalui angkatan clean and jerk 206 kilogram dan total angkatan 366 kilogram di kelas 75 kilogram.
Dari klasemen akhir, Tiongkok kembali menjadi juara umum dengan 169 emas, 89 perak, dan 83 perunggu. Jepang berada di posisi kedua dengan 83 emas, 95 perak, dan 91 perunggu, sedangkan Korea Selatan menempati peringkat ketiga dengan 39 emas, 43 perak, dan 68 perunggu.
Di kawasan Asia Tenggara, Thailand menjadi negara dengan posisi tertinggi setelah menempati peringkat ketujuh Asia dengan 18 emas, 13 perak, dan 21 perunggu. Malaysia berada di peringkat ke-11 dengan sembilan emas, sedangkan Indonesia menjadi negara ASEAN dengan peringkat ketiga setelah mengumpulkan lima emas.
Indonesia masih berada di atas Filipina yang menempati peringkat ke-17 dengan empat emas, Vietnam di posisi ke-20 dengan tiga emas, serta Singapura di peringkat ke-21 dengan dua emas. Di bawahnya juga terdapat Myanmar, Kamboja, Brunei Darussalam, Laos, dan Timor-Leste yang berada di posisi lebih rendah dalam klasemen ASEAN.
Asian Games Aichi-Nagoya menjadi catatan tersendiri karena Indonesia mampu memenuhi bahkan melewati target emas, meski peringkat akhir turun dibanding Hangzhou. Hasil ini sekaligus menjadi bahan evaluasi pembinaan prestasi nasional, terutama untuk mempertahankan cabang penyumbang emas dan memperluas peluang medali pada ajang multievent berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....