Subhan Nor Yaumil Pimpin ICF Kalsel Periode 2026-2030, Siap Dorong Prestasi Atlet

  • 27 Agt 2026 08:34 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) Indonesia Cycling Federation (ICF) Kalimantan Selatan Tahun 2026 resmi menetapkan H. Subhan Nor Yaumil sebagai ketua secara aklamasi untuk periode 2026–2030. Forum tertinggi organisasi balap sepeda tingkat provinsi ini digelar di Banjarbaru pada Kamis, 26 Agustus 2026 siang.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekjen ICF beserta jajaran, pengurus ICF Kalsel, serta perwakilan Pengcab ICF dari seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan. Selain itu, hadir pula unsur Forkopimda, dan Dispora Kalsel.

Sekretaris Jenderal ICF, Jadi Rajagukguk, menegaskan pentingnya penyelarasan program kerja antara pengurus pusat dan pengurus di tingkat daerah. Pihaknya menilai bahwa keberhasilan pembinaan atlet nasional sangat bergantung pada keaktifan kompetisi di level kabupaten dan kota.

"Pengurus pusat tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan daerah, sehingga sinergi dari tingkat kabupaten dan kota sangat dibutuhkan untuk menjaring atlet potensial," ujar Sekjen ICF Pusat.

Ia menyebut bahwa daerah merupakan fondasi utama tempat bertumbuhnya talenta-talenta muda berbakat pada cabor balap sepeda. Sehingga, penguatan organisasi di tingkat kabupaten/kota harus terus dilakukan secara berkesinambungan.

“Teman-teman di kabupaten/kota dan provinsi nanti bisa mempersiapkan atletnya nanti di tingkat nasional. Nah, kita harapkan potensi ini juga nanti bisa kita bawa ke tingkat nasional di kejurnas dan internasional,” ucapnya.

Sekjen juga menilai bahwa Kalimantan Selatan memiliki potensi yang besar untuk mengantarkan atlet daerah bersaing di level yang lebih tinggi. Ia berharap, pembinaan secara berjenjang dan terarah bisa kembali mendorong lahirnya atlet daerah untuk mecetak prestasi.

“Kalsel ini selalu hadir di setiap Kejurnas. Saya yakin Road juga bisa menjadi potensi besar menyumbangkan atlet ke tingkat nasional dan internasional. Begitu juga di MTB, ada beberapa atlet dari Kalsel juga mendapatkan juara, sehingga ini juga berpotensi,” katanya.

Sementara itu, Ketua ICF Kalimantan Selatan terpilih, H. Subhan Nor Yaumil, menegaskan kesiapannya untuk membawa organisasi lebih berprestasi, membudaya, dan membawa dampak nyata bagi Banua. Komitmen itu diwujudkan melalui visi misi yang akan dijalankan kepengurusan baru di empat tahun kedepan.

"Fokus utama kami dalam empat tahun ke depan mencakup pembinaan prestasi dari usia dini hingga elit, pengaktifan kembali ajang balap sepeda bertaraf besar, serta kampanye bersepeda sehat dan aman bersama masyarakat," ujar Ketua ICF Kalsel terpilih.

Ia menjelaskan pada poin prestasi akan difokuskan pada pola pembinaan atlet muda berjenjang demi membidik podium di Popnas maupun Kejuaraan Nasional. Langkah ini akan didorong dengan pelaksanaan kompetisi berkala di tingkat kabupaten dan kota sebagai sarana penjaringan bibit unggul.

Pada poin event, pengurus baru berkomitmen menghidupkan kembali ajang balap sepeda ikonik seperti Tour de Loksado atau yang nantinya disesuaikan menjadi Tour de Banua maupun Tour de Meratus. Agenda sport tourism ini dirancang untuk memperkenalkan potensi alam Kalimantan Selatan ke kancah nasional hingga internasional.

Sementara pada poin masyarakat, ICF Kalsel akan menggandeng komunitas, swasta, dan pemerintah untuk menggalakkan budaya bersepeda yang aman dan sehat. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan keikutsertaan publik dalam olahraga bersepeda secara luas.

Dalam forum tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus Ketua KONI Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman, menyambut positif visi dan jajaran program yang disampaikan oleh kepengurusan terpilih. Pihaknya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendampingi setiap langkah strategis organisasi.

"Pemerintah daerah bersama KONI siap memberikan dukungan penuh terhadap kepengurusan baru agar seluruh program kerja dapat diwujudkan secara maksimal demi mengharumkan nama Banua," ucap Hasnuryadi.

Ia juga berpesan agar pengurus baru tidak bekerja sendirian, melainkan merangkul seluruh Pengcab kabupaten/kota secara terbuka. Langkah kolaboratif ini dinilai menjadi fondasi utama dalam memajukan prestasi olahraga sepeda di banua.

“Harapan saya, figur yang akan meneruskan tersebut tidak bekerja sendirian, tapi dibantu oleh teman-teman di kabupaten/kota. Kami di pemerintah akan mendukung sepenuhnya, KONI juga akan mendukung sepenuhnya. Kami berharap apa yang menjadi program tersebut bisa diwujudkan bersama dengan kerja kita bersama,“ katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....