Sekda Kalsel Tinjau Pemusatan Latihan NPCI, Tegaskan Dukungan Pembinaan
- 10 Jul 2026 14:54 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berkomitmen untuk memberikan dukungan dan perhatian yang setara terhadap pembinaan atlet disabilitas. Komitmen tersebut diwujudkan saat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, meninjau pemusatan latihan atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Selatan di Mini Sport Center NPCI Kalsel, Banjarbaru, Kamis, 9 Juli 2026.
Peninjauan turut didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olaharaga (Dispora) Kalimantan Selatan, Pebriadin Hafiz, bersama Kabid Pemberdaya Olahraga, Muhammad Anugerah. Kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi pemerintah bersama pengurus, pelatih, dan para atlet untuk peningkatan prestasi olahraga paralimpik di Kalimantan Selatan.
Puluhan atlet yang terdiri dari 16 Cabang Olahraga, berlatih bersama di lokasi pemusatan latihan. Diantaranya boccia, menembak, angkat berat, panahan, voli duduk, renang, tenis meja tunanetra, atletik balap kursi roda, catur, judo tunanetra, bulutangkis, atletik nomor lempar, tenis meja, esport, atletik nomor lari dan lompat, serta sepak bola cerebral palsy (CP).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, mengapresiasi kemandirian NPCI Kalsel yang mampu membangun kawasan pembinaan atlet secara mandiri. Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut menunjukkan komitmen besar dalam mendukung kemajuan olahraga disabilitas.
“Kami dari Pemprov sangat mengapresiasi dengan NPCI Kalsel, karena mereka secara mandiri mampu membangun komplek yang ada messnya, yang lengkap dengan sarana prasarana tempat latihan,” ujar Sekda usai mengelilingi komplek NPCI Kalsel, Kamis, 9 Juli 2026.
Ia menilai dengan adanya fasilitas dan sarana prasarana yang mewadai menjadi bukti atas prestasi yang semakin banyak di torehkan dari para atlet NPCI Kalsel. Menurutnya, prestasi yang ditorehkan pun tak hanya di tingkat daerah, namun nama-nama atlet mampu menembus prestasi Internasional.
“Kami sangat bersyukur kepada NPCI Kalsel yang selalu mengharumkan nama daerah (Kalsel) bukan hanya di tingkat nasional tetapi sampai internasional. Malah sebentar lagi Atlet NPCI Kalsel mewakili Indonesiau untuk bertanding di ASIAN Paralympic di Jepang,” ucapnya.
Dalam kunjungan tersebut, Sekda mengelilingi komplek NPCI Kalsel untuk melihat sejumlah fasilitas dan juga melihat para atlet yang sedang berlatih. Sekda bahkan juga mencoba beberapa alat yang digunakan latihan para atlet seperti panahan dan juga menembak.
Disela-sela meninjau tempat latihan, sekda bersama jajaran juga menyerap aspirasi, masukan-masukan dari para pengurus, pelatih, dan para atlet. Ia memastikan bahwa apa yang menjadi saran dan masukan pemerintah provinsi, pihaknya akan menindaklanjuti usulan tersebut bersama Dispora Kalsel.
“Insyaallah apa yang disampaikan dari Ketua NPCI, sudah kami koordinasikan dengan kadispora, insyallah akan segera kami tindak lanjuti sesuai dengan kemampuan pemerintah,” katanya.


Adanya kunjungan dari pemerintah disambut baik oleh Ketua NPCI Kalimantan Selatan, Sumansyah bersama seluruh jajaran. Ia menyampaikan apresiasi dan terimakasih atas kunjungan yang menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap NPCI Kalsel.
Ia berharap kepada pemerintah bisa terus meningkatkan perhatian dan dukungan khususnya dalam pembinaan atlet NPCI Kalsel. Menurutnya, hal ini agar menjadi motivasi besar dalam atlet mengikuti setiap kejuaraan yang membawa nama daerah.
Sumansyah juga menjelaskan berbagai fasilitas yang dimiliki NPCI Kalsel tersebut, dibangun dari dana kontribusi pelatih, atlet, dan asisten pelatih sesuai kesepakatan dan ketentuan AD/ART. Menurutnya, dana tersebut digunakan untuk menutupi kebutuhan pembinaan yang belum terakomodasi melalui hibah pemerintah.
“Hasilnya alhamdulillah seperti yang dilihat, kita punya lapangan sendiri untuk tempat latihan dan juga gedung, mess beserta fasilitasnya, dan lahan 1 hektare yang nantinya akan kami bangun untuk kolam renang, dan sepak bola CP atau minisoccer, ada 2 cabor yang kami rencanakan di bangun fasilitasnya,” katanya.

Pihaknya juga berharap, program pemusatan latihan provinsi yang dijadwalkan berakhir bulan Agustus 2026 dapat diperpanjang hingga akhir tahun. Hal ini, agar proses pembinaan atlet tetap berjalan optimal.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Pebriadin Hafiz menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berupaya untuk memberikan dukungan sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Hal ini yang masih menjadi keterbatasan, mengingat ditengah efisiensi anggaran yang terus dilakukan pemerintah.
“Tentu saja, pemerintah provinsi tak hanya akan diam tutup mata, melihat perkembangan prestasi dan semangat para atlet dalam berlatih. Jadi ini yang menjadi perhatian kami, untuk bisa memaksimalkan hal-hal yang mendesak,” ujarnya.

Pebriadin menegaskan ditengah kondisi keterbatasan menuntut pemerintah harus lebih selektif dalam menentukan skala prioritas. Sehingga yang menjadi fokus pembinaan adalah cabang olahraga dan atlet yang berpeluang besar meraih prestasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....