Sah! Hasnuryadi Nahkodai KONI Kalsel Periode 2026-2030
- 04 Jul 2026 18:39 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Kalimantan Selatan Tahun 2026 menetapkan H. Hasnuryadi Sulaiman sebagai Ketua Umum Periode 2026-2030. Forum tertinggi organisasi olahraga di tingkat provinsi ini dilaksanakan di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Sabtu, 4 Juli 2026 siang.
Forum ini dihadiri perwakilan KONI Pusat, Jajaran KONI Provinsi Kalimantan Selatan, Perwakilan KONI Kabupaten/Kota, dan Seluruh Pengprov Cabang Olahraga se-Kalimantan Selatan. Selain itu hadir juga Ketua Dispora Kalsel bersama jajaran, Jajaran Forkompimda Provinsi Kalimantan Selatan serta seluruh tamu undangan.
Ketua KONI Kalimantan Selatan terpilih, H. Hasnuryadi Sulaiman, menyebut kepemimpinan KONI di periode sebelumnya telah banyak menyumbangkan prestasi bagi daerah. Ia menilai, capaian ini menjadi semangat pengurus baru untuk bisa meneruskan dan menambah prestasi kedepan.
“Terima kasih kepada pak Bambang (Ketum Sebelumnya) atas saran yang diberikan dan berbagai pencapaian selama memimpin, dan saya yang akan meneruskan. Mudah-mudahan beliau selalu membersamai kita untuk meneruskan prestasi olahraga di Banua,” ujar Hasnur.

Ia berkomitmen untuk melakukan pembinaan atlet tidak hanya sebatas pemberian apresiasi tetapi berfokus kepada kesejahteraan. Hal ini agar para atlet yang menjadi aset daerah, tidak memutuskan untuk berkarir di luar daerah.
“Tentunya harus ada pembinaan, supaya atlet-atlet kita ini juga semakin bisa berkibar tak hanya di nasional tetapi di internasional juga, tapi yang terpenting kesejahteraannya juga harus diperhatikan. Supaya mereka tidak pindah ke provinsi lain, supaya mereka sebagai orang banua bisa mengharumkan nama daerah sendiri,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bambang Heri Purnomo, selaku Ketua KONI periode sebelumnya, menegaskan bahwa potensi atlet banua harus dijaga dan dipertahankan dengan pembinaan yang layak dan maksimal. Hal ini mengingat, banyak daerah lain yang melirik potensi atlet banua terlebih yang berprestasi di Ajang PON.

“Kalau kita tidak menjaga, memang atlet itu kan ada kebutuhan juga ya itu harus diperhatikan. Kalau kita tidak memperhatikan ya ada kemungkinan bisa diambil daerah lain yang mungkin pembinaannya lebih bagus. Jadi ini yang harus kita perhatikan sekali,” ucapnya.
Pihaknya menjelaskan akan terus berkolaborasi dengan kepemimpinan KONI yang baru, untuk terus membangun prestasi olahraga di banua agar semakin berkembang. Terlebih untuk mempersiapkan sejumlah agenda kejuaraan yang akan datang.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum II KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, menilai untuk memajukan sebuah organisasi harus dilakukan kolaborasi antara pengurus baru dan lama dalam estafet kepemimpinan. Hal ini penting sebagai bentuk komitmen dalam memajukan olahraga khususnya di daerah Kalimantan Selatan.
“Kepengurusan ini harus kolaboratif, kepengurusan yang fleksibel, berkesinambungan, antara pengurus yang lama dengan yang baru dibangun bersama dalam rangka untuk membuat organisasi ini lebih baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa output dari pengembangan organisasi olahraga hasil akhirnya adalah prestasi. Untuk mencapai itu, pihaknya berharap KONI Kalsel dapat berkolaborasi dengan semua pihak agar dapat terus mendorong prestasi atlet di Banua.
“Kita berharap KONI Kalsel bisa menjadi organisasi yang mandiri, yang transparan dan berorientasi pada prestasi olahraga. Ini yang saya sampaikan kepada pengurus yang baru, tetap jaga kekompakan, kebersamaan, kekeluargaan, sekaligus untuk membina tata kelola organisasi yang baik,” katanya.
Dalam forum tersebut juga dirangkaikan dengan Agenda penetapan Anggota KONI Kalsel baru yaitu dari Cabor Domino (Orado) dan Cabor Savate. Agenda kemudian dilanjutkan dengan Pemaparan materi dari Bupati HSU tentang kesiapan untuk menjadi tuan rumah Porpov ke-13 2029, yang kemudian disahkan oleh pimpinan Rapat untuk menjadikan HSU sebagai Tuan Rumah Porpov 2029.

Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....