NPCI Balangan Tryout ke Cabor Menembak dan Tenis Meja DKI Jakarta

  • 24 Mei 2026 20:53 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Balangan terus memperkuat pembinaan atlet disabilitas melalui program try out ke NPCI DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung beberapa waktu lalu itu difokuskan untuk meningkatkan kemampuan atlet pemula di cabang olahraga menembak dan tenis meja.

Dalam agenda tersebut, NPCI Balangan membawa sejumlah atlet potensial dari berbagai cabang olahraga. Program try out ini menjadi bagian dari persiapan jangka panjang untuk mencetak atlet berprestasi di level nasional hingga internasional.

Di cabang tenis meja, atlet yang diturunkan adalah Rahmat, Muliadi, Rudy Salam, dan Gedeon, di bawah bimbingan pelatih Abdul Sidik. Sementara itu, sektor para menembak diisi oleh Rusadi, Milisa, dan Rahman dengan kawalan pelatih Joni Silaen dan Asep Subagja.

Wakil Ketua NPCI Balangan, dr. Ferry, menjelaskan bahwa pemilihan Jakarta sebagai lokasi try out didasari oleh kualitas pembinaan atlet di ibu kota yang sudah sangat mumpuni. Menurutnya, para atlet yang dibawa masih minim pengalaman bertanding, sehingga interaksi langsung dengan atlet Jakarta sangat krusial.

"Ke depan, atlet-atlet ini adalah harapan masa depan Kabupaten Balangan. Kami siapkan mereka untuk membela NPCI Kalsel di ajang Peparnas, bahkan target kami mereka bisa menembus level internasional membela Indonesia," ujar dr. Ferry melalui rilis Minggu pagi, 24 Mei 2026.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Balangan, khususnya Disporapara Balangan, atas dukungan penuh terhadap keberangkatan tim ini. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pembinaan atlet disabilitas di daerah.

Senada dengan itu, pemerhati olahraga, Hendi Hidayat, turut mendampingi guna memastikan sinergi antara organisasi dan pemerintah tetap solid. Kehadiran berbagai pihak diharapkan mampu memperkuat pengembangan olahraga disabilitas di Kabupaten Balangan.

"Ini hal positif kami berharap kedepan menjadi pengalaman berharga bagi atlet," ujar staf Disporapara Balangan.

Ketua NPCI DKI Jakarta, Yasin Onasie, menyambut hangat kedatangan kontingen Balangan. Sebagai mantan atlet Paralimpiade, Yasin berbagi perspektif mengenai sulitnya membina atlet disabilitas dibandingkan atlet non-disabilitas.

"Mencari atlet disabilitas itu luar biasa kesulitannya karena kita harus jemput bola dari nol, berbeda dengan atlet normal yang sudah tersedia di klub-klub," ucap Yasin.

Ia juga menyoroti pentingnya kesejahteraan atlet, di mana saat ini lebih dari 230 atlet Pelatda DKI Jakarta telah menerima honor setara UMR Jakarta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Menurutnya, perhatian terhadap kesejahteraan atlet menjadi bagian penting dalam menjaga motivasi dan kualitas pembinaan.

Pihak NPCI Balangan menyatakan rasa puas dan memuji pelayanan luar biasa yang diberikan oleh NPCI DKI Jakarta selama pelaksanaan try out, yang dinilai sangat profesional dan inspiratif. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan sistem pembinaan atlet di Balangan.

Curhatan Yasin Onasie mengenai anggaran NPCI yang seringkali lebih rendah dibanding olahraga konvensional menjadi perhatian penting dalam pengembangan olahraga disabilitas. Mengingat tingkat kesulitan mencari dan membina atlet disabilitas jauh lebih tinggi.

Dukungan Disporapara Balangan pada kegiatan ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah tersebut sudah memiliki visi inklusivitas yang tepat. Kolaborasi antara organisasi olahraga dan pemerintah diharapkan terus berlanjut demi melahirkan atlet-atlet disabilitas berprestasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....