MilkLife Soccer Challenge, Sinyal Positif Kebangkitan Sepak Bola Putri di Banua

  • 03 Mei 2026 20:08 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Turnamen MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Banjarmasin Seri 2 musim 2025 – 2026 yang diselenggarakan oleh Bayan Peduli di Green Yakin Soccer Field, ditutup dengan pertandingan penentuan juara. Ajang yang menjadi pembuktian talenta-talenta muda Sepak Bola Putri di Kalimantan Selatan berlangsung selama 4 hari, mulai dari 30 April hingga 3 Mei, di Green Yakin Soccer Field, Kabupaten Banjar.

Pada Kelompok Usia (KU) 10, SDN Pagatan Besar sukses menjadi kampiun usai menang 1-0 atas SDN Sungai Andai 4. Sementara pada KU 12, SDN Sungai Lulut 1 berhasil keluar sebagai juara setelah menundukkan SDN Telaga Biru 1 dengan skor 1-0.

Kejuaraan ini diikuti oleh 661 peserta dari 49 Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Sekolah Dasar (SD) yang berasal dari Banjarmasin dan sekitarnya. Mereka tergabung dalam 62 tim yang terdiri dari atas 30 tim KU 10 dan 32 tim KU 12.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan yang juga sebagai Ketua Asprov PSSI Kalsel, H. Hasnuryadi Sulaiman hadir menyaksikan langsung partai final. Ia mengapresiasi seluruh pihak atas terselenggaranya turnamen Sepak Bola Putri di Banjarmasin.

“Tentunya ini menjadi kesempatan generasi muda, untuk menampilkan bakat terbaiknya dalam bidang sepak bola. Kita tahu mungkin di kalsel masih jarang event-event seperti ini, sehingga melalui turnamen ini menjadi jawaban untuk bisa mencetak generasi sepak bola putri di banua,” ujarnya.

Hasnur berharap ajang ini bisa menjadi langkah awal untuk melahirkan atlet-atlet putri yang memiliki bakat di bidang sepak bola. Pemerintah daerah akan mendukung penuh program pembinaan yang konsisten dan berjenjang bagi generasi muda di Banua.

“Kita mencari bibit-bibit terbaik supaya sepak bola putri mampu menorehkan prestasi membanggakan di masa depan. Perlu diingat tugas utama adik-adik adalah belajar, tapi salah satu modalnya adalah hidup sehat ditopang dengan berolahraga dan gizi cukup,” katanya.

Sementara itu, Direktur PT Bayan Resources, Merlin mengaku terkesan dengan antusiasme peserta dalam mensukseskan ajang MilkLife Soccer Challenge di Banjarmasin. Meski perdana digelar, namun bibit-bibit unggul sepak bola putri di Banua sudah terlihat.

MLSC adalah salah satu program yang sangat tepat untuk mencetak atlet sepak bola putri masa depan. Mudah-mudahan ini menjadi titik awal pembinaan yang lebih terukur, berkelanjutan, dan lebih terarah,” ujarnya.

Merlin berharap melalui turnamen ini akan mencetak srikandi muda berbakat di masa depan. Sehingga, ekosistem sepak bola di Banua bisa terus berkembang dan merata di semua sektor.

Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F Tiago yang juga hadir menyaksikan partai final, menilai pengembangan sepak bola putri membutuhkan komitmen dan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak. Menurutnya, turnamen MilkLife Soccer Challenge bukan hanya kompetisi semata, melainkan sebagai proses dalam mengembangkan potensi atlet agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Ajang ini bukan sekadar turnamen, tetapi bagian dari proses seleksi dan pembinaan jangka panjang. Para pemain yang tampil menonjol akan memiliki kesempatan untuk melangkah ke level berikutnya, termasuk bergabung dalam MLSC All-Stars,” ujarnya.

Lebih lanjut, Direktur Akademi Borneo FC tersebut berharap keberlanjutan program ini dapat memperkuat perkembangan sepak bola putri di banua.Jika konsistensi ini terus dijaga, bukan tidak mungkin daerah seperti Kalimantan Selatan akan menyusul jejak daerah lain dalam melahirkan pemain-pemain putri berkualitas,” katanya.

Sebanyak 25 pemain terbaik dari MilkLife Soccer Challenge Banjarmasin Seri 2 2025 - 2026 akan diseleksi untuk mengikuti MilkLife Soccer Extra Training yang rencananya dijadwalkan berlangsung mulai pekan depan. Pelatihan tersebut dilakukan guna mengasah teknik maupun mental bertanding setiap individu atlet.

Banjarmasin juga dipastikan akan ambil bagian di ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025 - 2026. Dengan menghadapi perwakilan dari 11 kota lainnya, Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung selama 5 hari, mulai dari 24 hingga 28 Juni 2026 di Kudus, Jawa Tengah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....