Hingga Hari Ke-22, Total 26 Korban KM Virgo Ditemukan di Kalteng
- 04 Okt 2026 21:34 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Selama operasi SAR KM Virgo Transport 8 berlangsung hingga Minggu, 4 Oktober 2026, sebanyak 26 korban berhasil ditemukan di wilayah perairan dan pesisir Kalimantan Tengah. Temuan terakhir terjadi pada Minggu, ketika dua jenazah kembali ditemukan petugas di wilayah Kabupaten Seruyan.
Sebagian korban ditemukan mengapung di atas perairan, sedangkan sebagian lainnya terdampar di wilayah pesisir. Penemuan jenazah korban ini bahkan dilaporkan telah mulai memasuki wilayah perbatasan Kalimantan Barat.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, menjelaskan bahwa posisi jenazah terbawa oleh arus dan ombak hingga terdampar di tepi pantai. Meskipun ditemukan dekat Kalbar, demi kecepatan evakuasi, seluruh jenazah segera dibawa menuju Kantor SAR Palangkaraya.
"Karena memang posisinya (jenazah korban) sudah terbawa ombak atau arus. Hingga akhirnya, terdampar di tepi-tepi pantai," ujarnya Sabtu, 3 Oktober 2026.
Selain temuan jenazah korban, Syafii menyebut Tim SAR juga sempat menemukan life raft atau perahu karet milik KM Virgo Transport 8 di perbatasan Kalteng dan Kalbar. Sebaran temuan yang semakin luas inilah yang menjadi alasan utama dilakukannya perluasan area penyisiran permukaan dan pesisir.
Setelah operasi penyelaman di bangkai kapal resmi dihentikan, fokus operasi kini dialihkan ke wilayah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Barat. Namun, pusat komando operasi akan tetap berada di Banjarmasin.
"Dalam pengerahan kekuatan tidak mungkin kita mengerahkan dari sini menuju ke sana. Sehingga kita melibatkan kantor SAR yang ada di wilayah-wilayah tersebut," kata Syafii menjelaskan.
Syafii menegaskan bahwa Operasi SAR tetap dilanjutkan di permukaan dan wilayah pesisir. Operasi ini berjalan beriringan dengan proses salvage yang akan mengangkat badan kapal dan mengevakuasi korban yang diduga masih terjebak di dalam.
"Operasi SAR tetap dilaksanakan secara simultan selama proses salvage berlangsung. Fokus operasi dialihkan dan dioptimalkan melalui pencarian permukaan dan pesisir pantai," katanya.
Langkah ini diambil untuk mempertahankan upaya pencarian korban hilang sekaligus mencegah risiko bahaya bagi tim penyelam. Evaluasi berkala saat ini terus dilakukan terhadap kemungkinan jalur hanyut para korban.
Hingga data akumulasi Minggu, 4 Oktober 2026, sebanyak 190 korban KM Virgo Transport 8 dari total 243 penumpang berhasil dievakuasi. Rinciannya mencakup 108 korban selamat, 82 korban meninggal dunia, serta 53 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....