Video Evakuasi Korban KM Virgo Beredar Tanpa Sensor, Basarnas Minta Dihapus

  • 30 Sep 2026 14:05 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) meminta masyarakat menghentikan penyebaran video dokumentasi penyelaman KM Virgo Transport 8 tanpa sensor di media sosial. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga privasi serta menghormati perasaan keluarga korban yang tengah berduka.

Sebelumnya, marak rekaman visual tanpa sensor yang beredar di jagat maya dan sempat memicu keresahan di tengah publik. Kasubbag Umum Basarnas Banjarmasin, Budiono, mengimbau pengelola akun media sosial dan masyarakat agar segera menghapus postingan tersebut.

"Kami sebenarnya tidak mengetahui, tapi tiba-tiba sudah beredar di media sosial. Harapan saya supaya gambar yang sudah telanjur diposting itu jangan sampai terekspos lagi ke publik," katanya, Selasa, 29 September 2026.

Budiono menegaskan, keluarga korban membutuhkan ruang privasi tanpa harus terpapar kembali visual proses evakuasi yang sensitif. Ia meminta masyarakat bijak dalam bermedia sosial dan tidak menjadikan dokumentasi musibah sebagai konten konsumsi publik.

Berbeda dengan konten yang beredar liar, seluruh materi visual resmi rilis Basarnas dipastikan telah melalui proses penyensoran ketat. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga martabat korban serta kemanusiaan.

Basarnas mengimbau masyarakat untuk memantau perkembangan informasi resmi operasi SAR hanya melalui saluran resmi institusi. Langkah ini diharapkan mencegah kesimpangsiuran informasi yang dapat memperberat beban emosional keluarga.

Sementara itu, Tim SAR Gabungan memastikan operasi pencarian dan penyelaman ke bangkai kapal masih terus berlangsung. Penyelam dikerahkan secara berkala untuk menyisir area dalam kapal guna menemukan korban yang dilaporkan hilang.

Hingga Selasa, akumulasi data mencatat sebanyak 108 penumpang selamat dan 74 orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 61 korban lainnya hingga kini masih dalam tahap pencarian oleh tim gabungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....