Tim Psikolog TNI AL Lakukan Pendampingan Keluarga Korban KM Virgo
- 30 Sep 2026 11:38 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Suasana haru menyelimuti Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Selasa sore, 29 September 2026. Petugas Pangkalan TNI Angkatan Laut Lanal Banjarmasin memberikan layanan pendampingan psikososial. Pelayanan pendampingan diberikan untuk meredakan kepanikan dan beban emosional keluarga korban KM Virgo Transport 8.
Tim Psikologi TNI AL diterjunkan langsung menghampiri satu per satu keluarga korban yang setia menanti di area pelabuhan. Pendampingan ini dipimpin oleh Letda Laut (KH/W) Graciella Florence Kusila bersama Kapten Laut (P) Budiyanto.
"Kita membantu mereka meluapkan apa yang dirasakan secara emosional. Sehingga ada kelegaan bagi keluarga korban," ujar Letda Laut (KH/W) Graciella Florence Kusila.
Petugas duduk mendengarkan luapan kesedihan warga, merangkul emosi mereka melalui teknik rapport, serta mengajarkan latihan pernapasan sederhana dan grounding. Langkah tersebut untuk membantu meredakan kecemasan serta kepanikan yang membuncah di tengah ketidakpastian kabar anggota keluarga mereka.
Di tengah sesi pendampingan, keluarga korban meluapkan harapan besar agar operasi pencarian dapat terus dimaksimalkan oleh Tim SAR Gabungan. Salah satunya disampaikan Muhammad Rasyid yang sudah 17 hari bertahan menanti kabar kepastian nasib sang putra.
"Sekarang pikiran sudah melayang-layang dan penuh. Harapan kami walaupun hanya mendapat jasadnya saja tidak apa-apa, itu saja harapan kami," ujarnya dengan suara lirih.
Rasyid mengaku harus berjuang keras menguatkan diri di tengah kepedihan yang mendalam demi mendapatkan kejelasan informasi. Rasyid sangat berharap operasi pencarian kapal tersebut terus dilanjutkan sampai seluruh korban ditemukan.
"Coba bayangkan jadi saya saja sehari di sini, belasan hari hanya menanti. Tapi karena memikirkan keluarga makanya saya bertahan," katanya.
Berdasarkan data akumulasi hingga Selasa, 29 September 2026 sore, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi sebanyak 182 korban dengan rincian mencakup 108 penumpang selamat serta 74 korban meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 61 korban lainnya hingga kini masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....