Turunkan 12 Penyelam, Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 Berlanjut

  • 20 Sep 2026 18:33 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin: Operasi SAR haru kedelapan KM Virgo Transport 8, Basarnas menurunkan 12 penyelam untuk kembali melakukan pencarian bawah air di perairan laut Jawa. Hal ini gun menjaga kemampuan operasi di bawah air tetap berjalan, ditengah pergantantian sejumlah unsur kapal SAR. Minggu, 20 September 2026.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan, 12 penyelam ini merupakan personel gabungan yang dipilih dari sejumlah unsur penyelam yang terlibat dalam operasi. Mereka memiliki pengalaman penanganan operasi SAR dengan kondisi bawah laut yang membutuhkan kemampuan khusus.

“Para penyelam yang disiapkan untuk melanjutkan operasi bawah laut memiliki pengalaman. Adapun pengalaman penanganan sejumlah kecelakaan, seperti operasi SAR kecelakaan pesawat Lion Air dan Sriwijaya Air beberapa tahun lalu,”ujarnya.

12 personel penyelam bukanlah keseluruhan keseluruhan kekuatan penyelam yang telah dikerahkan dalam operasi KM Virgo Transport 8. Penyesuaian dilakukan karena sejumlah unsur yang sebelumnya mendukung harus kembali ke pangkalan guna pergantian personel maupun menjalankan tugas lainnya.

“Jadi bukan berarti kita kekurangan personel penyelam, tetapi ini merupakan bagian dari penyegaran dan pergantian unsur. Kami juga menyiapkan unsur pengganti agar kemampuan pencarian bawah laut tetap dapat dipertahankan,” ucapnya.

Untuk mendukung pencarian, mengarahkan TB Jaya Dragon dan KN SAR Kamajaya yang akan beroperasi bersama 12 penyelam. Sementara itu, KRI Nala dijadwalkan pada hari ke delapan menggantikan kapal yang telah kembali ke pangkalan.

“Kami akan memanfaatkan personel yang tersedia untuk memperkuat apa yang telah dilaksanakan oleh penyelam TNI Angkatan Laut sebelumnya. Adapun hal ini sembari menunggu keputusan tim salvage dan tetap berusaha melaksanakan pencarian di bawah air,” katanya.

Pihaknya berharap cuaca dalam beberapa hari terakhir cukup baik dapat terus bertahan selama pelaksanaan operasi. Kondisi ini dinilai penting guna para penyelam dapat bekerja secara maksimal dan melanjutkan pencarian korban yang masih belum ditemukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....