Korban Selamat KM Virgo Berharap Segera Pulang
- 18 Sep 2026 09:56 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Sebagian korban selamat insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 masih berada di Banjarmasin dan menempati penginapan yang disediakan oleh pengelola kapal.
- Para korban telah menjalani pemeriksaan medis dan dinyatakan dalam kondisi stabil oleh petugas kesehatan.
- Korban selamat menunggu kepastian pemulangan ke daerah asal mereka dan ingin berkumpul kembali dengan keluarga di rumah.
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Sebagian korban selamat insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 hingga kini masih berada di Banjarmasin. Mereka menempati sejumlah penginapan yang disiapkan pihak pengelola kapal sambil menunggu kepastian pemulangan ke daerah asal.
Setelah menjalani pemeriksaan medis dan dinyatakan stabil, para korban berharap segera kembali ke kampung halaman. Mereka ingin berkumpul kembali dengan keluarga yang menanti di rumah.
Salah seorang korban selamat asal Cilacap, Jawa Tengah, Sachilin, mengaku sangat merindukan keluarganya. Namun, ia masih menunggu kepastian mengenai bantuan pemulangan dari pihak terkait.
“Harapan saya bisa segera pulang,” katanya saat ditemui di Hotel Kharisma, Kamis, 17 September 2026. “Tadi sudah dimintai keterangan juga, tapi entah besok atau lusa saya belum tahu.”
Sachilin menceritakan, pihak kepolisian telah meminta keterangannya untuk keperluan pembuatan surat kehilangan dokumen. Seluruh barang berharga dan bekal miliknya hilang setelah tenggelam bersama kapal.
Korban yang dievakuasi KM Hai Da tersebut mengaku masih mengalami trauma setelah insiden tenggelamnya kapal. Ia berharap proses pemulangan ke kampung halaman dapat dilakukan menggunakan transportasi udara.
“Saya tidak mau lagi naik kapal, trauma. Semoga bisa naik pesawat saja,” ujar Sachilin.
Kondisi serupa dirasakan puluhan korban selamat lainnya yang masih berada di Banjarmasin. Mereka mengaku masih mengalami trauma ketika mengingat insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa.
Sementara itu, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi 114 korban ke Banjarmasin. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin menegaskan komitmen pemerintah daerah membantu proses pemulangan para korban. Pemprov Kalsel juga berupaya mempermudah kepulangan warga yang terdampak musibah tersebut.
“Tadi kami melihat ke hotel banyak korban yang ingin pulang,” kata Muhidin, Selasa, 15 September 2026. “Jadi kami akan coba atur untuk pemulangannya.”
Muhidin menyebut Pemprov Kalsel tengah berkoordinasi dengan Polda Kalsel untuk membantu penerbitan dokumen pengganti identitas korban. Dokumen tersebut diperlukan agar korban yang kehilangan tanda pengenal tetap dapat membeli tiket perjalanan.
Selain itu, Muhidin berencana berkomunikasi dengan operator kapal agar memberikan santunan kepada korban selamat. Bantuan tersebut dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka selama perjalanan kembali ke daerah asal.
“Kami akan coba upayakan berkomunikasi dengan operator terkait hal itu. Terutama karena memang banyak yang ingin pulang,” ucapnya.
Sebagian korban selamat dari Banjarmasin menuju kampung halaman masing-masing mulai dipulangkan pada Kamis, 17 September 2026. Mereka diterbangkan menggunakan pesawat menuju daerah asal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....