KNKT Mulai Kumpulkan Data dan Keterangan Korban KM Virgo Transport 8
- 14 Sep 2026 20:29 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- KNKT mulai mengumpulkan data teknis dan keterangan korban KM Virgo Transport 8 secara paralel dengan operasi SAR.
- Sebanyak 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
- Sebanyak 86 korban telah dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sementara pencarian dan pertolongan masih berlangsung.
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai mengumpulkan data teknis dan keterangan korban terkait kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Pengumpulan informasi dilakukan secara paralel dengan operasi pencarian dan pertolongan yang masih berlangsung.
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, mengatakan pengumpulan data spesifikasi kapal dan pemeriksaan saksi telah dilakukan sejak hari pertama. Meski demikian, keselamatan kru dan penumpang tetap menjadi prioritas utama selama operasi berlangsung.
“Utamanya memang adalah pertolongan kepada kru maupun penumpang,” katanya saat konferensi pers di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Senin, 14 September 2026. “Namun, kami sudah mengumpulkan data spesifikasi kapal dan berbagai informasi lainnya.”
Soerjanto menjelaskan, KNKT telah meminta keterangan dari sejumlah penumpang selamat dan kru kapal yang berhasil dievakuasi. Informasi tersebut menjadi bagian dari data awal untuk mendukung proses investigasi kecelakaan.
“Kami secara paralel telah mengumpulkan data dan melakukan wawancara kepada penumpang maupun kru,” ujarnya. “Saat ini fokus kami tetap mendukung jalannya operasi SAR.”
Hingga Senin, 14 September 2026, Tim SAR Gabungan mengonfirmasi 114 korban telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Sebanyak 86 korban telah dievakuasi menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Jumlah tersebut bertambah setelah KN Laksamana 241 dan MT Mauhau bersandar di pelabuhan pada Senin pagi.
KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa 243 penumpang. Kapal dilaporkan hilang kontak pada Minggu, 13 September 2026, setelah menghadapi cuaca buruk sekitar pukul 02.00 Wita.
Kapal bertolak dari Surabaya pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 10.13 WIB. Posisi terakhir kapal terdeteksi di Laut Jawa, sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
KNKT akan melanjutkan pengumpulan data teknis dan keterangan dari korban serta kru kapal. Seluruh proses dilakukan tanpa mengganggu operasi pencarian dan pertolongan yang masih berjalan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....