Bank Indonesia Luncurkan Buku Kajian Stabilitas Keuangan 44

  • 05 Mar 2025 21:52 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Jakarta: Bank Indonesia (BI) kembali menerbitkan Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) edisi ke-44 pada Februari 2025 di Jakarta. Buku ini berisi hasil asesmen ketahanan sistem keuangan dan perkembangannya di tengah tantangan global. Dengan tema “Memperkuat Stabilitas dan Menjaga Pertumbuhan Dari Dampak Rambatan Global”, KSK 44 diharapkan bisa menjadi referensi bagi otoritas, lembaga, dan pelaku industri keuangan dalam mengambil keputusan.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, menegaskan bahwa KSK memiliki tiga peran utama dalam menjaga stabilitas keuangan. “Pertama, sebagai early warning system terhadap potensi risiko di sistem keuangan. Kedua, membangun kepercayaan di antara pelaku pasar. Dan ketiga, sebagai bentuk transparansi kebijakan, khususnya kebijakan makroprudensial,” ucapnya, Rabu (5/3/2025)

Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan, sektor keuangan Indonesia menghadapi dinamika yang belum pernah terjadi sebelumnya. Juda Agung menyebutkan ada tiga risiko utama yang harus diwaspadai. “Pertama, kebijakan perdagangan baru dari Amerika Serikat. Kedua, dorongan untuk meningkatkan pertumbuhan domestik di tengah tantangan ekonomi. Ketiga, risiko dari digitalisasi keuangan yang terus berkembang pesat,” katanya.

Peluncuran KSK 44 ini juga bertepatan dengan seminar nasional yang mengangkat tema “Peran Pembiayaan Sektor Prioritas untuk Mendukung Terwujudnya Asta Cita”. Seminar ini membahas bagaimana sektor keuangan bisa mendukung pembiayaan yang lebih strategis untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Dengan adanya KSK 44 dan seminar nasional ini, Bank Indonesia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat lebih memahami perkembangan sistem keuangan serta mengambil langkah yang tepat dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....