Heboh Ompreng MBG Pakai Minyak Babi, Dapur Merespon:
- 29 Agt 2025 12:28 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Isu liar soal ompreng program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut-sebut mengandung minyak babi ditanggapi serius oleh mitra MBG di Banjarmasin. Dedhy, mitra MBG Banjarmasin Tengah, memastikan peralatan makan yang digunakan dalam program nasional tersebut sudah memenuhi standar resmi Badan Gizi Nasional (BGN).
“Ompreng yang dipakai anak-anak itu sudah sesuai tipe 304, standar dari BGN. Tidak benar kalau ada yang bilang mengandung minyak babi,” kata Dedhy tegas, usai menunjukan dapur sehat MBG, Jumat (29/8/2025).
Ia menjelaskan, pengadaan ompreng dilakukan secara mandiri oleh para mitra MBG dengan membeli langsung di pasaran. Bahkan, setiap kali pemakaian dan akan kembali digunakan, ompreng yang ada selalu dibersihkan untu menjaga kehigienisan.
“Kami beli di pasaran sesuai petunjuk BGN. Jadi masyarakat jangan khawatir, semua sudah sesuai aturan dan standar kesehatan,” ujarnya.
Dedhy pun menyesalkan maraknya isu hoaks yang bisa merusak kepercayaan publik terhadap program pemerintah ini. Pihaknya berharap masyarakat tidak mudah termakan isu tanpa dasar. “Kalau ragu, silakan dicek langsung spesifikasi omprengnya. Semua jelas, tidak ada yang aneh-aneh,” ucap Dedhy.
Diketahui, informasi dugaan adanya kandungan minyak babi dalam ompreng MBG berawal dari media sosial TikTok. Dalam hal ini, BPOM akan menguji sampel wadah makan bergizi gratis untuk membuktikan ada tidaknya kandungan minyak babi dalam waktu dekat.
Setidaknya ada dua metode yang dipakai BPOM untuk menguji wadah MBG. Pertama, pengujian lewat cara pengolesan atau swab. DNA hasil swab diuji di laboratorium untuk mencocokkan ada tidaknya kandungan DNA babi. Dari pengujian itu juga akan diketahui apakah ada senyawa turunan protein hewani seperti gelatin maupun gliserin dalam wadah.
Metode pengujian kedua dengan mengetes pada bahan logam wadah MBG. Untuk melakukan ini, BPOM perlu bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian yang memiliki lembaga standar pengujian khusus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....