Camilan Tradisional Suwar Suwir Tetap Digemari Masyarakat

  • 30 Mar 2026 13:54 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Tanah Laut – Sebagai salah satu jajanan tradisional Nusantara, suwar suwir masih digemari masyarakat berkat cita rasanya yang khas dan teksturnya yang lembut saat digigit. Camilan khas Jawa Timur ini kerap dijadikan oleh-oleh atau pelengkap sajian saat momen silaturahmi Hari Raya.

Suwar suwir dibuat dari tape singkong yang dimasak bersama gula pasir, santan, dan tepung hingga menjadi adonan kental. Setelah itu, adonan dicetak memanjang kecil dan dibungkus dengan kertas warna-warni.

Hasanah, penjual suwar suwir di Pelaihari, Tanah Laut, menyampaikan bahwa jajanan buatannya dijual seharga Rp50.000 per kilogram. Ia menambahkan bahwa suwar suwir biasanya disajikan bersama kue kering dan camilan tradisional lain, terutama saat momen silaturahmi Hari Raya.

"Suwar suwir berbentuk kecil persegipanjang dibungkus dengan kertas warna-warni,” ujar Hasanah, Senin, 30 Maret 2026. “Biasanya juga disajikan bersama berbagai kue kering dan jajanan tradisional lain.”

Selain rasa original, suwar suwir juga tersedia dalam varian nanas dan cokelat, sehingga tetap diminati berbagai kalangan. Meskipun proses pengolahannya tradisional, camilan ini memiliki aroma khas tape dengan rasa manis yang kuat.

Sementara itu, Nuning, penggemar jajanan tradisional setempat, menyampaikan kegembiraannya karena tak perlu lagi memesan suwar suwir dari Jawa Timur. Ia bahkan membeli dua kilogram sekaligus untuk mengobati rasa rindu terhadap camilan khas tersebut.

"Senang akhirnya ada yang bikin di kawasan Pelaihari ini. Kalau pesan dari Jawa Timur langsung ongkosnya juga mahal,” ujar Nuning. “Saya beli 2 kilogram, lumayan buat obat rindu saat di perantauan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....