Kuliner Bukan Sekadar Rasa, Tapi Menyimpan Nilai Budaya

  • 30 Agt 2025 18:39 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Bicara soal kuliner tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga menyimpan nilai budaya yang patut dijaga. Seperti halnya dalam setiap sajian kuliner Banjar, ada filosofi dan cerita yang menjadi identitas daerah.

"Lewat Madihin, kami ingin mengingatkan generasi muda agar tidak melupakan cita rasa asli Banua,” ujar Syahril salah satu pemadihinan dari grup grup Madihin Milenial, saat siaran Pandiran Baisukan, Pro4 RRI Banjarmasin, Kamis (28/8/2025).

Madihin Bahabar (Mabar) ini menampilkan personil lengkap yakni Syahril, Arief, dan Fadil. Topik yang diangkat kali ini adalah Kuliner Khas Banjar, sebuah tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat sekaligus bagian dari kekayaan budaya Kalimantan Selatan.

Acara Pandiran Baisukan kali ini dikemas dalam bentuk dialog interaktif diselingi lawakan dan pantun khas Madihin. Mereka membawakan materi secara ringan namun penuh makna.

Beragam makanan khas Banjar seperti soto Banjar, ketupat kandangan, hingga wadai tradisional turut disebut dalam syair dan gurauan yang disampaikan. Menurut Arief, keberadaan kuliner Banjar harus terus dipromosikan agar tetap dikenal luas.

“Sekarang eranya digital, maka promosi kuliner juga harus kreatif. Dengan cara-cara sederhana, seperti konten hiburan atau pentas seni, budaya kuliner Banjar bisa tampil sejajar dengan kuliner nusantara lainnya,” ucapnya.

Sementara Fadil menyoroti pentingnya peran generasi muda untuk menjaga sekaligus mengembangkan kuliner daerah. Menurutnya anak muda sekarang bukan hanya penikmat, tapi juga bisa jadi inovator.

"Kita bisa mengemas kuliner Banjar dalam bentuk modern tanpa menghilangkan keaslian rasanya,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....