Sensasi Timur Tengah, Chiking Ayam Dubai Hadir di Banjarmasin

  • 02 Mei 2025 15:11 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Bagi para pencinta kuliner cepat saji di Banjarmasin, kini ada destinasi baru yang wajib masuk daftar kunjungan. Yakni Chiking Ayam Dubai, di Jalan A. Yani Kilometer 5,5. Restoran bertaraf internasional ini menjadi angin segar bagi pecinta makanan halal bercita rasa Timur Tengah.

Mengusung konsep modern, halal, dan autentik, Chiking hadir bukan sekadar menyajikan ayam goreng biasa. Ia membawa pengalaman kuliner yang berbeda, memadukan kecepatan layanan ala fast food dengan kekayaan rasa rempah khas Timur Tengah.

“Kami ingin memberikan pilihan baru bagi keluarga dan anak muda yang ingin menikmati makanan cepat saji yang sehat dan bercita rasa tinggi,” kata Dwi Prasetyo, Direktur Operasional Chiking Indonesia, saat Grand Opening, Jumat (2/5/2025).

Salah satu menu andalan yang jadi primadona adalah King Lamb, perpaduan nasi mandi dengan potongan daging kambing berbumbu khas Arab yang menggoda indera penciuman dan rasa. Ada juga Tandoori Chicken, Spicy Chicken, hingga Grill Chicken yang terakhir ini disajikan tanpa proses penggorengan, menjadikannya pilihan lebih sehat.

Tak hanya kaya rempah, menu-menu di Chiking juga dirancang agar ramah bagi semua kalangan. Setiap hidangan disajikan bersama nasi basmati, jenis beras rendah kalori dan gula yang cocok bagi mereka yang peduli kesehatan.

Meski mengusung cita rasa premium, harga tetap bersahabat. Menu King Lamb dibanderol sekitar Rp40 ribuan, sementara pilihan lainnya dimulai dari Rp10 ribu saja. “Kami ingin semua orang bisa mencoba makanan khas Dubai tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam,” ucap Dwi.

Di balik hadirnya Chiking di Banjarmasin adalah sosok H. Muhammad Ilyas, sang pemilik gerai. Ia melihat potensi besar dalam mengenalkan kuliner khas Timur Tengah kepada warga Kalimantan Selatan. Lebih dari sekadar bisnis, Ilyas berharap kehadiran Chiking bisa membuka peluang baru di dunia kuliner lokal sekaligus memperkaya ragam rasa yang bisa dinikmati masyarakat.

“Biasanya orang baru bisa merasakan makanan seperti ini saat umrah atau ke luar negeri. Sekarang cukup datang ke Chiking, langsung bisa menikmati,” kata Ilyas dengan antusias.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....