Jamur Sawit Sumber Nutrisi Bergizi

  • 28 Feb 2025 10:17 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Tanah Laut: Jamur sawit (Volvariella sp) biasanya tumbuh pada sisa batang kelapa sawit yang sudah ditebang, pada limbah ekstraksi minyak sawit atau lebih sering ditemui pada tankos atau tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Jamur ini dapat dapat dijumpai sepanjang tahun, namun populasinya meningkat dan sangat subur pada saat musim hujan.

Jamur sawit masuk dalam kategori jamur tiram yang tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan dengan mengurangi limbah perkebunan, melainkan juga memberi nilai tambah ekonomi bagi para pekebun. Jamur ini mudah ditemui pada perkebunan kelapa sawit, seperti di Kalimantan, Riau, Sumatera, dan Sulawesi.

Banyak orang menganggap jamur ini tidak memiliki manfaat, padahal jamur sawit ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Yaitu kandungan protein 34,24%, serat 39,83%, dan karbohidrat 5,47% serta rendah lemak yaitu 1,95%.

Jamur ini aman dikonsumsi caranya dengan merebus sebentar jamur di air mendidih kira2 3-5 menit, kemudian diangkat dan masukkan jamur ke air dingin untuk menghentikan proses pemasakan lebih lanjut. Lalu diolah menjadi makanan biasanya dioseng sebagai sayur pendamping nasi.

Beragam olahan jamur sawit berupa Jamur sawit crispy, Tumis Jamur, Sup, Nugget, Sosis, Bakso, Dimsum, sate, keripik, bakso, dan abon. Jamur ini dapat mejadi bahan pangan yang tidak hanya untuk dikonsumsi secara mandiri namun juga sangat memungkinkan untuk bahan pangan dikomersilkan namun kualitas jamur sawit masih sangat rendah karena sifatnya yang mudah membusuk.

Persoalan ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka untuk menambah pendapatan petani dengan berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah jamur ini menjadi panganan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Ciri-cirinya berwarna coklat abu-abu, berbentuk bulat-bulat seperti telur, ukuran bulatannya lebih besar dari jamur merang, memiliki tekstur lembut, rasa gurih dan lezat, kaya akan nutrisi, seperti protein.

Seperti asam amino esensial, asam linoleat, vitamin B,C,D, serat, dan berbagai mineral penting lainnya seperti potasium, fosfor, kalsium, dan magnesium.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....