Min Seng, Toko Roti Legendaris di Banjarmasin

  • 24 Jan 2025 09:00 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Min Seng merupakan toko roti legendaris dan telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah kuliner di Kota Banjarmasin. Berdiri sejak tahun 1930-an, toko ini terus mempertahankan cita rasa dan bentuk khasnya yang unik, menyerupai kasur. Ciri khas ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan setianya.

Iyanessa Mariam Maskun yang akbar disapa Yana, generasi ketiga penerus usaha ini menceritakan, nama Min Seng berasal dari bahasa Hainan, yang berarti keberuntungan. Meskipun harus menghadapi persaingan ketat dari berbagai toko roti dan bakery modern, Min Seng tetap kokoh bertahan di lokasinya yang tidak pernah berpindah sejak awal berdiri.

"Kami tetap menyesuaikan rasa agar sesuai selera pelanggan, tanpa mengubah ciri khas," ujar Yana. Kamis (23/1/2025).

Salah satu daya tarik Min Seng adalah sejarah panjangnya, yang membuat banyak orang tertarik untuk mencoba. Abdul Zais, seorang pembeli yang ditemui RRI Banjarmasin saat memilih roti di etalase, mengaku penasaran dengan toko ini.

"Ini pertama kali ulun beli. Penasaran karena beberapa kali lewat malam hari, ada toko kue dengan bangunan jadul buka sendiri di sekitarnya yang sudah tutup. Mau coba rasanya gimana, dan tadi baca berita yang dipajang di depan toko, sudah tiga generasi," ucapnya.

Di tengah persaingan, Min Seng tetap konsisten mempertahankan kualitas produknya. Keunikan rasa dan sejarah yang melekat membuat toko ini masih menjadi primadona di hati masyarakat.

"Kami tidak hanya menjual roti, tapi juga menjual nostalgia dan kepercayaan pelanggan," ucap Yana.

Selain Min Seng, beberapa toko roti lainnya juga terus berkembang di Banjarmasin. Namun, Min Seng memiliki nilai historis yang sulit ditandingi. Dengan tetap mempertahankan resep tradisional, Min Seng menjadi salah satu saksi bisu perkembangan kota ini dari masa ke masa.

Yana berharap, usaha ini terus dilestarikan oleh generasi berikutnya. "Ini adalah bagian dari sejarah keluarga kami dan Kota Banjarmasin. Selama masih ada yang mencintai roti ini, kami akan terus melanjutkannya," ucap Yana penuh optimisme.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....