Itik Alabio: Kulinier Khas dan Maskot Kota Amuntai
- 28 Okt 2024 05:01 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Itik Alabio merupakan salah satu rumpun itik lokal yang memiliki keseragaman bentuk fisik dan komposisi genetik. Selain itu itik jenis ini mampu beradaptasi di lingkungan yang banyak populasinya di Kalimantan Selatan terutama di Kabupaten Hulu Sungai Utara(HSU).
HSU ini dari segi geografis daerahnya sangatlah cocok untuk peternakan itik , sehingga itik Alabio menjadi salah satu ciri khas dari kota Amuntai. Hal tersebut disampaikan Erwin bersama anggota Palalah saat mengisi acara Serba Serbi Nusantara di RRI PRO4 Banjarmasin, Sabtu (26/10/2024).
Pada Kesempatan yang Neza yang juga anggota Palalah mengatakan, Itik Alabio sudah sangat dikenal di seluruh daerah Kalimantan Selatan. Baik dari telurnya yang dibuat telur asin dan yang paling dikenal yaitu kuliner itik panggang tanpa tulang dengan bumbu khasnya dan disajikan dengan kuah sup, dan juga dendeng itik yang juga menjadi khasnya dari kota Amuntai.
"Penamaan Itik Alabio sendiri dilatar belakangi dari kebiasaan orang yang membeli bibit itik di pasar Alabio, kota Amuntai," ujar Syauqani, menambahkan asal usul penamaan itik Alabio.
Dengan kekhasan dari Itik Alabio yang kini menjadi maskot dari kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara(HSU). Monumen atau tugu Itik dengan Ukuran yang sangat besar berupa sepasang Itik Alabio yang menjadi maskot Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), dan menjadi penanda sebagai daerah penghasil Itik Alabio.
"Tugu maskot itik ini berdiri kokoh di tepian Sungai Negara. Tepatnya di Jalan Patmaraga, Murung Sari," ujar Arif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....