Hari Jantung Sedunia Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini

  • 29 Sep 2026 09:57 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Hari Jantung Sedunia diperingati setiap 29 September untuk meningkatkan kesadaran global terhadap pentingnya kesehatan jantung dan pencegahan penyakit kardiovaskular.
  • Kampanye tahun 2026 menggunakan tema 'Don't Miss a Beat' yang menekankan pentingnya mengenali tanda dan gejala penyakit kardiovaskular sejak dini.
  • Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian utama di dunia dengan 19,8 juta kematian pada 2022, dimana 85 persen disebabkan oleh serangan jantung dan stroke.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari Jantung Sedunia diperingati setiap 29 September untuk meningkatkan kesadaran global terhadap kesehatan jantung. Pada 2026, kampanye “Don’t Miss a Beat” menyoroti pentingnya mengenali tanda dan gejala penyakit kardiovaskular.

Dilansir dari WHO, penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian utama di dunia. Tercatat mencatat 19,8 juta orang meninggal akibat penyakit kardiovaskular pada 2022, dengan sekitar 85 persen kematian disebabkan serangan jantung dan stroke.

Faktor risiko penyakit kardiovaskular antara lain penggunaan tembakau, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, obesitas, serta tekanan darah dan kadar gula darah yang tinggi. Deteksi dini diperlukan agar faktor risiko dapat dikendalikan dan penanganan segera dilakukan.

Hari Jantung Sedunia dibentuk pada 2000 melalui kemitraan World Heart Federation dan Organisasi Kesehatan Dunia. Sejak 2011, peringatan tersebut menjadi agenda tahunan untuk meningkatkan kesadaran serta mendorong pencegahan, deteksi, dan pengobatan penyakit kardiovaskular.

Kampanye “Don’t Miss a Beat” pada 2026 mengajak masyarakat tidak mengabaikan gejala penyakit jantung yang muncul. Pesan tersebut juga menekankan pentingnya menerapkan kebiasaan hidup sehat untuk menjaga kesehatan jantung.

Upaya menjaga kesehatan jantung dapat dilakukan dengan berhenti menggunakan produk tembakau, rutin beraktivitas fisik, menerapkan pola makan sehat, serta memantau tekanan darah dan faktor risiko lainnya. Langkah tersebut membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan mendukung deteksi masalah kesehatan sejak dini.

Momentum Hari Jantung Sedunia menjadi pengingat agar masyarakat lebih peka terhadap kondisi jantung diri sendiri dan orang terdekat. Mengenali gejala dan melakukan pencegahan sejak dini menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko dampak penyakit kardiovaskular.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....